Konten Media Partner
Viral Sampah Berserakan Usai Syuting Film, Direktur Wanagama Beri Penjelasan
26 November 2025 19:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Viral Sampah Berserakan Usai Syuting Film, Direktur Wanagama Beri Penjelasan
Sebelumnya viral di media sosial sampah yang berserakan di area hutan Wanagama, Gunungkidul. #publisherstory #pandanganjogja Pandangan Jogja

Seorang warganet mengeluhkan kondisi Wanagama setelah menemukan sampah berserakan pada Rabu (26/11) pagi. Lokasi tersebut diketahui digunakan untuk syuting film pada malam sebelumnya.
Direktur Wanagama, Rini Pujiarti, menjelaskan bahwa kegiatan syuting yang digelar di kawasan Wanagama telah mengantongi izin resmi dengan aturan ketat, termasuk kewajiban menjaga kebersihan.
Ia mengatakan proses perekaman berlangsung hingga larut malam sehingga pembersihan tidak bisa dilakukan langsung. Menurutnya, tim produksi sudah mengikuti prosedur yang berlaku.
“Kegiatan syuting telah mendapatkan izin resmi dengan klausul ketat, salah satunya adalah kewajiban menjaga kebersihan lokasi,” kata Rini dihubungi Pandangan Jogja, Rabu (26/11).
Situasi tersebut diketahui setelah mahasiswa yang mengikuti kegiatan praktikum melintas di area syuting pada pagi hari dan melihat adanya sampah. Rini menyebut kegiatan praktikum berlangsung sebelum pembersihan dimulai. Tim kebersihan dan penanggung jawab produksi mulai bekerja sejak pukul 08.00.
“Kegiatan praktikum mahasiswa melewati area syuting pada pagi hari, sekitar pukul 08.00 setelah sarapan. Tim kebersihan dan penanggung jawab syuting memulai pembersihan area pada pukul 08.00 hingga selesai pada siang hari. Terdapat beberapa lokasi yang perlu dibersihkan, sehingga membutuhkan waktu dalam proses pembersihan,” ujarnya.
Rini memastikan area tersebut kini sudah bersih. Ia menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan pengunjung maupun mahasiswa.
Rini menambahkan bahwa temuan sampah bukan kondisi yang terjadi setiap hari. Pihaknya juga telah memasang spanduk larangan membuang sampah lengkap dengan ancaman denda.
“Tidak setiap saat ada temuan. Kemarin kebetulan setelah ada kegiatan. Tapi sudah terkondisi,” ujarnya.
Wanagama juga menggandeng masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan serta menegaskan aturan kewajiban menjaga kebersihan bagi setiap pengunjung.
“Sosialisasi ke masyarakat sudah beberapa kali kami lakukan, kami juga melibatkan masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan. Terkait dengan kunjungan-kunjungan juga melalui surat resmi tegas kami sampaikan wajib menjaga kebersihan,” kata Rini.
