Konten dari Pengguna

Mahasiswa UNNES Bangun Kesejahteraan Psikologis Anak Panti Asuhan lewat Bahasa

PKM-PM BahasAku, Jiwaku
Official Account Tim PKM-PM Bahas(Aku), Jiwaku
6 Oktober 2025 11:44 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Mahasiswa UNNES Bangun Kesejahteraan Psikologis Anak Panti Asuhan lewat Bahasa
Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Muawanah, Semarang
PKM-PM BahasAku, Jiwaku
Tulisan dari PKM-PM BahasAku, Jiwaku tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tim PKM-PM bersama anak-anak Panti Asuhan Muawanah Semarang. Foto: Dok.Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Tim PKM-PM bersama anak-anak Panti Asuhan Muawanah Semarang. Foto: Dok.Pribadi
Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Muawanah, Semarang, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan psikologis anak-anak melalui pendekatan kreatif berbasis bahasa. Kegiatan yang berlangsung dari bulan Juli hingga Oktober ini menghadirkan kombinasi pembelajaran bahasa, ekspresi kreatif, dan pengembangan kemampuan sosial emosional yang inovatif.
Program ini mengintegrasikan Trigatra Bangun Bahasa, yaitu Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing. Anak-anak diajak mengikuti kegiatan interaktif yang menekankan ekspresi diri, pemahaman emosi, serta pengembangan kemampuan komunikasi yang sehat.
Kegiatan utama program ini mencakup kursus intensif bahasa Inggris, yang ditujukan untuk mengenalkan bahasa Inggris kepada anak-anak secara menyenangkan. Mereka juga mengikuti Rasa Pangrasa melalui media wayang kreasi, sebuah metode inovatif untuk bercerita atau mengekspresikan emosi dan pengalaman melalui seni tradisional. Selain itu, melalui Narasi Berekspresi, anak-anak diajak bermain peran dan menulis cerpen untuk melatih pemahaman diri serta membangun kepercayaan diri.
Tim PKM-PM beserta Komunitas Relawan Jiwa Bahas(Aku), Jiwaku melaksanakan Program Trigatra Bangun Bahasa. Foto: Dok. Pribadi
Ketua pelaksana program, Raihan Adib, menjelaskan, โ€œKami ingin kegiatan ini tidak hanya fokus pada edukasi bahasa, tetapi juga memperkuat psikologis anak-anak. Dengan belajar mengekspresikan diri melalui wayang dan cerita, anak-anak dapat memahami emosi mereka dan tumbuh menjadi individu yang kreatif serta percaya diri.โ€
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak panti. Kepala Panti Asuhan Muawanah menyatakan bahwa program ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda, menyenangkan, dan bermanfaat bagi perkembangan emosional dan sosial anak-anak.
Dengan program ini, diharapkan anak-anak dapat terus mengembangkan kemampuan bahasa, kreativitas, dan kepercayaan diri mereka di masa depan. Kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi mahasiswa dan pihak panti untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Trending Now