Konten dari Pengguna
Inisiatif Air Bersih Energi Terbarukan Desa Tumpangkrasak oleh PT KSB Indonesia
23 Desember 2025 19:08 WIB
Β·
waktu baca 4 menit
Kiriman Pengguna
Inisiatif Air Bersih Energi Terbarukan Desa Tumpangkrasak oleh PT KSB Indonesia
Program penyediaan air bersih berbasis energi terbarukan di Desa Tumpangkrasak, Kudus, menghadirkan akses air minum berkelanjutan sekaligus mendukung kesehatan masyarakat dan pengelolaan sumber daya aSelamet Hariadi
Tulisan dari Selamet Hariadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Akses terhadap air bersih masih menjadi kebutuhan mendasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Di banyak wilayah, ketersediaan air minum yang aman dan berkelanjutan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan jangka panjang.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, KSB Indonesia meresmikan Program Penyediaan Air Minum Desa (PAMDes) di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 22 Desember 2025. Program bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) ini menghadirkan akses air bersih berbasis energi terbarukan sebagai bagian dari komitmen KSB Indonesia dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) Nasional 2030 serta SDGs Desa, khususnya Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi.

Peresmian program ini dihadiri oleh jajaran manajemen KSB Indonesia, antara lain Arman Reyes Furqon selaku Finance Director, bersama Bupati Kudus Dr. Ars. Samβani Intakoris, ST., MT., Camat Jati Muchammad Zainuddin, S.STP., dan Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputro. Turut hadir pula masyarakat setempat serta mitra akademik dari Institut Teknologi Bandung (ITB), termasuk Prof. Dr.-Ing. Ir. Zulfiadi Zulhan, ST., MT., Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, beserta perwakilan ITB lainnya.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara KSB Indonesia dan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) Institut Teknologi Bandung (ITB). Inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan sistem penyediaan air bersih yang ramah lingkungan, berbasis energi terbarukan tenaga surya, serta didukung teknologi pompa dan sistem solusi dari KSB.
Menjawab Tantangan Air Bersih di Desa Tumpangkrasak
Desa Tumpangkrasak dengan jumlah penduduk 6.613 jiwa, luas wilayah 1,26 kmΒ², dan kepadatan penduduk 5.248,41 jiwa/kmΒ², selama ini menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Berdasarkan survei geologi dan kajian lapangan, air dari sumur gali dan sumur bor dangkal di wilayah ini mengalami polusi antropogenik akibat aktivitas manusia dan diduga terpengaruh limbah industri di sekitarnya.
Kondisi air umumnya berwarna kekuningan hingga kecoklatan, berbau besi, berlumpur, dan sedikit berminyak. Pada musim kemarau, debit air menyusut secara signifikan sehingga tidak layak sebagai air minum. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan adanya kontaminasi bakteri patogen seperti Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Salmonella sp., dan Pseudomonas aeruginosa. Selain itu, keterbatasan sarana prasarana serta pengelolaan air bersih yang belum optimal semakin memperkuat urgensi program ini.
Solusi Terintegrasi dan Berkelanjutan
Sebagai respons atas tantangan tersebut, KSB Indonesia bekerja sama dengan DPMK ITB menghadirkan solusi terintegrasi yang meliputi:
Presiden Direktur KSB Indonesia, Teo Boon Teong, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
βAkses terhadap air bersih merupakan fondasi utama bagi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, KSB Indonesia berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas pengelolaan di tingkat desa serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan,β ujar Teo Boon Teong.
Sementara itu, Arman Reyes Furqon, Finance Director KSB Indonesia, menekankan pentingnya keberlanjutan dari sisi tata kelola dan manfaat jangka panjang bagi desa.
βKami memastikan bahwa investasi sosial ini dirancang dengan pendekatan keberlanjutan yang matang. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dengan BUMDES, sistem air bersih ini diharapkan dapat beroperasi secara mandiri, transparan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi desa, sekaligus menjamin akses air bersih yang aman dan terjangkau bagi masyarakat,β jelas Arman Reyes Furqon.
Komitmen Jangka Panjang
Program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Tumpangkrasak, khususnya dalam memperluas akses air bersih yang andal dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar penyediaan infrastruktur, inisiatif ini juga mendukung pemanfaatan energi bersih, peningkatan kualitas kesehatan, serta pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab.
Melalui langkah ini, KSB Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi secara berkelanjutan melalui program CSR yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional serta menjawab kebutuhan riil masyarakat di berbagai daerah.

