Konten dari Pengguna

Cara Menanam Jahe di Polybag dengan Mudah Hasil Melimpah

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
1 Maret 2023 19:45 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Cara Menanam Jahe di Polybag dengan Mudah Hasil Melimpah
Berikut adalah cara menanam jahe di polybag simpel, mudah, dan praktis yang cocok untuk pemilik lahan sempit.
Seputar Hobi
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara menanam jahe. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menanam jahe. Foto: Pixabay
Jahe adalah tanaman obat yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan minuman serta bumbu masakan. Kendati jumlahnya banyak dan mudah ditemukan, sebagian orang juga membudidayakan tanaman ini di rumah. Cara menanam jahe di polybag sangat cocok bagi Anda yang terkendala masalah lahan.

Cara Menanam Jahe dengan Mudah Hasil Melimpah

Ilustrasi cara menanam jahe. Foto: Pixabay
Anda harus melakukan langkah penanaman jahe dengan baik agar bisa memperoleh hasil panen sesuai keinginan. Dilansir cybex.pertanian.go.id, terdapat beberapa cara menanam jahe menggunakan polybag dengan mudah khususnya bagi Anda pemilik lahan sempit.

1. Mempersiapkan Alat dan Bahan

Siapkan alat serta bahannya antara lain polybag berukuran 40x50 cm, tanah subur, juga pupuk organik. Anda pun dapat menyediakan pasir apabila tanah yang dipakai mempunyai kandungan fraksi liat cukup tinggi. Berikutnya, buatlah media tanam atau pengisi polybag yang terdiri atas campuran tanah, pupuk, serta pasir dengan komposisi 2:1:1 atau 3:2:1.

2. Memilih Bibit Jahe

Pilih bibit jahe berkualitas dengan rimpang besar, mulus, dan berwarna cerah berusia lebih dari 10 bulan. Bibit tersebut harus dijemur sebentar lalu simpan dalam waktu 1-1,5 bulan pada suhu ruang. Ini disebut dengan dormansi.
Setelah masa dormansi selesai, jahe harus direndam lebih dulu sekitar lima belas menit. Kemudian taruh di tempat lembap atau tertutup selama dua minggu sehingga proses perkecambahan berjalan sempurna. Jangan lupa untuk mengecek setiap hari dan basahi bibit apabila tampak mengering.
Jika bibit sudah berkecambah, mulailah penyemaian. Caranya dengan menaruh bibit dalam peti lalu ditutup menggunakan abu gosok serta sekam dalam posisi tegak sampai tumbuh 3-5 helai daun.

3. Penanaman

Buatlah lubang di tengah polybag yang berisi media tanam, masukkan bibit, lalu tutup dan padatkan kembali. Sebaiknya bibit jahe tersebut tidak langsung ditempatkan pada lahan terbuka sehingga terpapar sinar matahari langsung. Pastikan ada naungan dan biarkan tanaman beradaptasi lebih dulu sekitar 1,5-2 bulan.

4. Pemeliharaan

Lakukan penyiraman 1-2 kali sehari tergantung cuaca. Penyiraman dengan pupuk organik dapat Anda lakukan ketika masuk usia 2-4 minggu. Bersihkan gulma di sekitar tanaman jahe dan semprotkan insektisida atau fungisida alami guna menghalau hama. Jika tampak ada jahe yang keluar dari permukaan tanah, tambahkan kembali media tanam setebal 10 cm.

5. Pemanenan

Anda sudah bisa panen setidaknya ketika usia tanaman 10 bulan. Tanda bahwa jahe siap panen yaitu daun dan batang yang warnanya berubah menjadi kuning atau justru mengering. Cara panennya sangat mudah. Cukup robek sisi polybag dan angkat rimpang jahe perlahan supaya tidak rusak.
Cara menanam jahe di polybag cocok untuk pemilik lahan sempit. Perawatannya pun sangat mudah. Tanaman jahe dalam satu polybag atau karung berukuran 50 kg dapat menghasilkan kurang lebih 2-5 kg rimpang jahe. Untuk bisa panen melimpah, lakukan langkah penanaman dan pemeliharaan dengan optimal.
Trending Now