Konten dari Pengguna
Rendang: Kisah Panjang di Balik Masakan yang Menaklukkan Dunia
6 Januari 2026 10:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Rendang: Kisah Panjang di Balik Masakan yang Menaklukkan Dunia
Sedikit cerita tentang rendang, masakan asli dari Sumatera Barat. Silvina febiola
Tulisan dari Silvina febiola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rendang Itu Nggak Sekadar Masakan
Rendang sering dikenal sebagai makanan khas Padang yang rasanya kuat dan bikin nagih. Tapi sebenarnya, rendang bukan cuma soal enak atau pedas. Hidangan ini punya nilai budaya yang tinggi dan biasanya disajikan di acara-acara penting seperti hari raya, kenduri, atau saat menjamu tamu.
Karena itu, rendang nggak dibuat sembarangan. Prosesnya panjang dan butuh kesabaran, seolah menunjukkan bahwa rendang adalah simbol penghormatan dan kebersamaan. Dari sini bisa dilihat kalau rendang punya makna lebih dalam dibanding masakan sehari-hari.
Asal Usul Rendang dari Sumatera Barat
Rendang berasal dari Sumatera Barat dan berkembang dari kebiasaan orang Minang yang gemar merantau. Dulu, perjalanan bisa memakan waktu lama, jadi dibutuhkan makanan yang tahan lama dan tetap aman dimakan.
Rendang jadi solusi karena dimasak dengan banyak rempah dan santan sampai kering. Cara ini bikin rendang bisa bertahan berhari-hari tanpa bahan pengawet, bahkan rasanya justru makin enak seiring waktu.
Proses Memasak yang Panjang
Salah satu hal yang bikin rendang berbeda dari masakan lain adalah cara masaknya. Daging dimasak dengan santan dan berbagai rempah seperti cabai, bawang, jahe, lengkuas, dan daun jeruk dengan api kecil.
Proses ini bisa memakan waktu berjam-jam sampai santan mengering dan bumbu menempel sempurna ke daging. Walaupun ribet dan capek, hasil akhirnya sebanding karena rasa rendang jadi kaya dan dalam.
Filosofi di Balik Setiap Bahan
Rendang bukan cuma enak, tapi juga penuh makna. Dalam budaya Minangkabau, setiap bahan punya arti tersendiri. Daging melambangkan pemimpin, santan melambangkan kaum intelektual, dan cabai melambangkan ulama.
Semua bahan ini harus menyatu supaya rendang terasa pas. Filosofi ini menggambarkan kehidupan sosial yang ideal, di mana setiap unsur saling melengkapi dan bekerja sama.
Rendang yang Menyebar ke Berbagai Daerah
Seiring dengan tradisi merantau, rendang ikut menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Rumah makan Padang jadi tempat utama orang-orang mengenal rendang.
Dari situ, rendang mulai dikenal lebih luas, bahkan sampai ke luar negeri. Banyak orang asing yang akhirnya jatuh cinta dengan rendang setelah mencobanya pertama kali.
Pengakuan Rendang di Dunia Internasional
Rendang beberapa kali masuk daftar makanan terenak di dunia versi media internasional. Hal ini bikin rendang makin dikenal dan dibanggakan.
Pengakuan ini membuktikan kalau masakan tradisional Indonesia punya kualitas yang nggak kalah dari makanan internasional. Rendang jadi salah satu bukti kuatnya kuliner Nusantara di mata dunia.
Rendang di Era Modern
Di zaman sekarang, rendang terus berkembang mengikuti kebutuhan. Selain rendang daging sapi, muncul juga rendang ayam, rendang jamur, sampai rendang kemasan siap saji.
Inovasi ini bikin rendang lebih praktis dan bisa dinikmati kapan saja. Meski tampilannya makin modern, cita rasa dan nilai tradisional rendang tetap dipertahankan.

