Konten dari Pengguna

Karya Kolase Daun Anak-anak TBM Lentera Pustaka

Syarif Yunus
Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
22 September 2025 6:21 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Karya Kolase Daun Anak-anak TBM Lentera Pustaka
Latih Kreativitas dan Berpikir, Anak-anak TBM Lentera Pustaka Bikin Karya Kolase Daun. Untuk melatih otak anak agar lebih lentur dan antisipatif
Syarif Yunus
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Selain menjadi tempat membentuk kebiasaan membaca, TBM Lentera Pustaka juga melatih anak-anak belajar hal-hal baru untuk melatih kreativitas dan berpikir. Tujuannya agar setiap anak semakin mudah menyesuaikan diri dengan informasi dan tantangan baru sehingga memiliki daya analisis dan kemampuan memecahkan masalah. Saat membutuhkan ketekunan dan disiplin, mengerjakan sesuatu yang baru juga dapat membangun motivasi diri pada anak.
Seperti yang dilakukan TBM Lentera Pustaka pada Minggu (21/9/2025), saat anak-anak pembaca aktif diajak untuk membuat โ€œkolase daunโ€ atau membuat gambar dari dedaunan pohon yang ada di kebun baca. Sebauh karya kreatif dengan cara menempelkan dedaunan di atas kertas untuk membentuk gambar atau pola. Membuat kolase daun tergolong bagus untuk memacu kreativitas anak, di samping memberi energi positif untuk aktivitas di taman bacaan.
Sebagai taman bacaan yang beroperasi 6 hari dalam seminggu, para relawan TBM Lentera Pustaka memiliki komitmen untuk membangun kreativitas anak, di samping kebiasaan membaca buku. Sebagai bagian memperkenalkan cara berpikir yang tidak harus rumit atau memakan waktu lama. Manfaatkan fasilitas yang ada dan silakan membuat gambar yang disuka, asalkan taman bacaan jadi tempat yang asyik dan menyenangkan. Selagi asyik, apapun bisa dilakukan.
Aktivitas kolase daun anak-anak taman bacaan
โ€œKegiatan kolase daun anak-anak TBM Lentera Pustaka memanfaatkan fasilitas yang ada di TBM. Biar anak-anak melatih konsentrasi dan berpikir. Ini bukan soal bakat tapi melayih anak untuk mengerjakan gambar dengan dedaunan yang ada. Melatih anak-anak berpikir dengan cara asyik dan senangโ€ ujar Alwi Mustopa, Koordinator Relawan TBM Lentera Pustaka kemarin (21/9/2025).
Sebagai taman bacaan, TBM Lentera Pustaka menyadari pentingnya kreativitas anak untuk mengembangkan kemampuan kognitif, emosi, dan sosial. Agar anak-anak TBM dilatih berpikir kritis, memecahkan masalah, punya ruang ekspresi diri, dan lebih percaya diri. Dengan kreativitas memungkinkan anak-anak berpikir di luar kebiasaan dan bisa mengeksplorasi hal-hal baru. Jadi lebih mandiri dan mampu menghadapi tantangan. Asal tetap asyik dan menyenangkan.
Selama ini, setiap anak TBM Lentera Pustaka sudah terbiasa membaca secara rutin minimal 3 kali seminggu (Rabu, Jumat, Minggu) yang dibimbing oleh 18 wali baca dan relawan. Membaca untuk melatih otak anak dalam mencerna informasi, memahami konteks, dan menghubungkan ide-ide baru dengan pengetahuan yang sudah ada. Tanpa disadari, membaca bukan sekadar mengumpulkan informasi tapi juga melatih otak untuk berpikir, memperluas wawasan, dan memperkuat imajinasi. Di TBM Lentera Pustaka, membaca buku bukan untuk pintra. Tapi untuk melatih otak agar lebih lentur dan siap menghadapi tantangan yang kompleks di kemudian hari. Membaca untuk daya tahan anak-anak atas segala kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan. Salam literasi!
Karya kolase daun anak-anak TBM lentera pustaka
Trending Now