Konten dari Pengguna

Tahta dan Air Mata, Drama Musikal Warnai Bulan Bahasa dan Sastra 2025 Unindra

Syarif Yunus
Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
27 Oktober 2025 20:56 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Tahta dan Air Mata, Drama Musikal Warnai Bulan Bahasa dan Sastra 2025 Unindra
Tahta dan Air Mata, Drama Musikal Adaptasi karya Shakespeare Warnai Bulan Bahasa Sastra 2025 Unindra
Syarif Yunus
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) mempersembahkan drama musikal β€œTahta dan Air Mata”, adaptasi bebas dari karya legendaris William Shakespeare King Lear. Pementasan kolaboratif yang diproduksi Lembaga Pengembangan Bahasa Unindra ini disiarkan secara eksklusif oleh TVRI Jakarta pada Selasa, 28 Oktober 2025 pukul 13.00 WIB, dan dapat disaksikan serentak melalui aplikasi TVRIKlik kanal TVRI DKI.
Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Bulan Bahasa dan Sastra 2025, yang setiap tahun digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap bahasa, sastra, dan budaya Indonesia Melalui karya ini, Unindra menunjukkan bahwa kampus bukan hanya ruang akademik, tetapi juga wadah ekspresi seni dan kreativitas mahasiswa.
Rektor Unindra, Prof. Dr. Sumaryoto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dilaksanakan secara Mandiri oleh Lembaga Pengembangan Bahasa dengan dukungan Unindra. Rektor mengharapkan agar kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara mandiri oleh sivitas akademika Unindra.
Kepala Lembaga Pengembangan Bahasa Unindra M Kabul Budiono menyatakan bahwa, kampus bukan hanya ruang akademik, tetapi juga wadah ekspresi seni dan kreativitas mahasiswa, seiring upaya literasi Bahasa dan sastra Indonesia, serta media memahami karya luar negeri dan membumikannya sesuai seni budaya Indonesia.
M Kabul Budiono menegaskan, keberhasilan pentas ini tidak lepas dari kerja keras Sekretaris Lembaga Pengembangan Bahasa, Dr. M. Sulhan, dan Koordinator Program Bahasa, Puji Anto, M.Pd. Keduanya menangani mulai dari penyiapan naskah, penyusunan aransemen musik yang dinyanyikan langsung oleh para pemain, pelatihan Duta Bahasa Unindra, perancangan latar visual panggung, hingga mengawal rekaman drama di TVRI DKI Jakarta.
Perencanaan kegiatan dilakukan bersama Yayasan Rumah Budaya Puspobudoyo yang diketuai oleh Sashri Darsono. Drama musikal ini merupakan karya perdana kolaborasi antara Unindra dan TVRI DKI Jakarta, yang diharapkan menjadi tonggak awal kerja sama kreatif di masa mendatang.
Drama musikal bulan bahasa dan sastra Unindra
Pujianto selaku salah seorang penulis naskah adaptasi menyatakan, para pemeran utama berasal dari Duta Bahasa Unindra, yang meskipun hanya berlatih sebanyak empat kali, mampu menampilkan permainan yang memukau berkat kesungguhan dan dedikasi.
Pementasan semakin semarak dengan penampilan penyanyi dan penari berbakat Farel Syahdan, serta partisipasi Sanggar Unindra yang memperindah suasana dengan tari Gambyong. "Sentuhan budaya lokal ini memberi warna khas Indonesia pada adaptasi kisah klasik Barat, menghadirkan perpaduan antara sastra dunia dan identitas bangsa.
β€œTahta dan Air Mata bukan sekadar hiburan, tetapi juga refleksi tentang ambisi, kasih sayang, dan kemanusiaan β€” nilai yang relevan di setiap zaman,” ujar M. Sulhan.
Melalui program ini, Unindra dan TVRI DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan literasi bahasa dan sastra serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni pertunjukan di kalangan generasi muda.
Drama musikal ini ditayangkan di TVRI DKI Jakarta 28 Oktober 2025 mulai 13.00 WIB dan aplikasi TVRI Klik kanal stasiun DKI Jakarta.
Trending Now