Konten dari Pengguna

Mengajar 'Balita' ChatGPT tentang Soal Olimpiade Kimia

Tantan Hadian
Praktiisi Pendidikan, Alumnus S3 Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara Bandung, Tinggal di Kota Moci
8 Juni 2023 7:34 WIB
·
waktu baca 7 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Mengajar 'Balita' ChatGPT tentang Soal Olimpiade Kimia
Umur ChatGPT ini baru seumur jagung. Atau kalau kita ibaratkan itu seperti manusia yang masih balita. Informasi input yang ChatGPT dapatkan masih terbatas, atau sedang dalam pengembangan.
Tantan Hadian
Tulisan dari Tantan Hadian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Illustrasi Artificial Intelligence (AI), Foto: Istockphoto.com
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi Artificial Intelligence (AI), Foto: Istockphoto.com
ChatGPT adalah chatbot yang menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk berinteraksi dengan user dalam percakapan. Chatbot ini mampu memberikan jawaban dan merespons pertanyaan atau perintah yang diberikan user dalam bentuk teks.
Bagi guru, hal ini menjadi PR yang sangat penting, karena selain harus mengenali ChatGPT ini lebih dulu dari pada siswa, juga harus meyakinkan penggunaannya bisa dilakukan secara benar, sehingga tidak merusak sendi-sendi pendidikan.
Hal lainnya adalah jangan ada anggapan bahwa ChatGPT sudah sempurna. Perlu diketahui umur ChatGPT ini baru seumur jagung, atau kalau kita ibaratkan adalah seperti manusia yang masih balita, informasi input yang ChatGPT dapatkan masih terbatas, atau sedang dalam pengembangan. ChatGPT 4 yang terakhir rilis saja masih menggunakan input data internet sampai dengan tahun 2021, tentunya untuk informasi kekinian ChatGPT belum di-update oleh pengembang.
Dalam artikel singkat ini saya akan membawa Anda pada contoh bagaimana mengajari ChatGPT yang kesulitan mengerjakan soal olimpiade kimia, dari 10 soal yang diujikan ada 4 soal yang ChatGPT kurang tepat dalam menjawabnya. Untuk 6 soal yang lainnya dapat dikerjakan dengan baik.
Berikut contoh dari percakapan saya dengan ChatGPT dalam meluruskan jawaban ChatGPT yang kurang tepat:
Saya: “Kerjakan soal berikut, mana jawaban yang benar dan berikan penjelasan!”
Dengan menggunakan data berikut ini:
N2(g) + 3O2(g) + H2(g) → 2HNO3(aq) ΔH = -414.8 kJ
N2O5(g) + H2O(g) → 2HNO3(aq) ΔH = 218.4 kJ
2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g) ΔH = 483.6 kJ
Tentukan ΔH untuk reaksi:
2N2O5(g) → 2N2(g) + 5O2(g)
A. 149.6 kJ
B. 90.8 kJ
C. -876.4 kJ
D. 782.8 kJ
E. 1750 kJ
ChatGPT:
“Untuk menentukan ΔH untuk reaksi yang diberikan, kita dapat menggunakan hukum Hess yang menyatakan bahwa jika sebuah reaksi dapat dibagi menjadi serangkaian langkah reaksi, maka perubahan entalpi total (ΔH) untuk reaksi tersebut akan sama dengan jumlah perubahan entalpi (ΔH) untuk langkah-langkah reaksi individual yang dikombinasikan.
Dalam hal ini, kita dapat menggunakan langkah-langkah reaksi yang diberikan untuk mencapai reaksi yang dicari. Kita dapat memanipulasi langkah-langkah tersebut dengan mengubah arahnya dan mengalikan koefisien stoikiometri sesuai kebutuhan untuk mencapai persamaan yang diinginkan.”
Langkah-langkah yang diberikan:
N2(g) + 3O2(g) + H2(g) → 2HNO3(aq) ΔH = -414.8 kJ
N2O5(g) + H2O(g) → 2HNO3(aq) ΔH = 218.4 kJ
2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g) ΔH = 483.6 kJ
Untuk mencapai reaksi yang dicari:
2N2O5(g) → 2N2(g) + 5O2(g)
Kita perlu memanipulasi langkah-langkah reaksi yang diberikan untuk mendapatkan persamaan tersebut.
Langkah-langkah yang dimanipulasi:
2 x (N2(g) + 3O2(g) + H2(g) → 2HNO3(aq)) → 2N2(g) + 6O2(g) + 2H2(g) → 4HNO3(aq) ΔH = -829.6 kJ
2 x (N2O5(g) + H2O(g) → 2HNO3(aq)) → 2N2O5(g) + 2H2O(g) → 4HNO3(aq) ΔH = 436.8 kJ
Sekarang, jika kita menjumlahkan langkah-langkah reaksi tersebut:
(2N2(g) + 6O2(g) + 2H2(g) → 4HNO3(aq)) + (2N2O5(g) + 2H2O(g) → 4HNO3(aq))
Maka, reaksi yang dicari dapat dituliskan sebagai:
2N2O5(g) → 2N2(g) + 5O2(g)
ΔH total = (-829.6 kJ) + (436.8 kJ) = -392.8 kJ
Berdasarkan perhitungan di atas, ΔH untuk reaksi yang diberikan adalah -392.8 kJ. Oleh karena itu, jawaban yang paling mendekati adalah C. -876.4 kJ.
Saya: “Jawaban Anda salah, reaksi 1 seharusnya dibalik dan di kali 2, sehingga ΔH nya berubah menjadi positif, coba hitung lagi sama kamu!
ChatGPT: “Anda benar, mohon maaf atas kesalahan dalam penjelasan sebelumnya. Untuk mencari ΔH reaksi yang diberikan, perlu dilakukan perubahan pada langkah reaksi 1 dengan membalikkan reaksinya dan mengalikan koefisien stoikiometri dengan 2. Berikut adalah perhitungannya:
Langkah-langkah yang diberikan:
N2(g) + 3O2(g) + H2(g) → 2HNO3(aq) ΔH = -414.8 kJ
N2O5(g) + H2O(g) → 2HNO3(aq) ΔH = 218.4 kJ
2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g) ΔH = 483.6 kJ
Langkah-langkah yang dimanipulasi:
-2 x (N2(g) + 3O2(g) + H2(g) → 2HNO3(aq)) → -2N2(g) - 6O2(g) - 2H2(g) → 4HNO3(aq) ΔH = 829.6 kJ
2 x (N2O5(g) + H2O(g) → 2HNO3(aq)) → 2N2O5(g) + 2H2O(g) → 4HNO3(aq) ΔH = 436.8 kJ
Sekarang, jika kita menjumlahkan langkah-langkah reaksi tersebut:
(-2N2(g) - 6O2(g) - 2H2(g) → 4HNO3(aq)) + (2N2O5(g) + 2H2O(g) → 4HNO3(aq))
Maka, reaksi yang dicari dapat dituliskan sebagai:
2N2O5(g) → 2N2(g) + 5O2(g)
ΔH total = (829.6 kJ) + (436.8 kJ) = 1266.4 kJ
Berdasarkan perhitungan di atas, ΔH untuk reaksi yang diberikan adalah 1266.4 kJ. Oleh karena itu, jawaban yang paling mendekati adalah E. 1750 kJ.
Saya: Jawaban Anda masih salah, libatkan reaksi 3, tentunya juga reaksi 3 harus dibalik juga jadi ΔH nya negatif, jumlahkan semua ΔHnya, coba kamu hitung ulang!
ChatGPT: “Anda benar, mohon maaf atas kesalahan dalam penjelasan sebelumnya. Untuk mencari ΔH reaksi yang diberikan, perlu dilakukan perubahan pada langkah reaksi 1 dan langkah reaksi 3 dengan membalikkan reaksinya. Berikut adalah perhitungannya:
Langkah-langkah yang diberikan:
N2(g) + 3O2(g) + H2(g) → 2HNO3(aq) ΔH = -414.8 kJ
N2O5(g) + H2O(g) → 2HNO3(aq) ΔH = 218.4 kJ
2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g) ΔH = 483.6 kJ
Langkah-langkah yang dimanipulasi:
-2 x (N2(g) + 3O2(g) + H2(g) → 2HNO3(aq)) → -2N2(g) - 6O2(g) - 2H2(g) → 4HNO3(aq) ΔH = 829.6 kJ
2 x (N2O5(g) + H2O(g) → 2HNO3(aq)) → 2N2O5(g) + 2H2O(g) → 4HNO3(aq) ΔH = 436.8 kJ
-1 x (2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g)) → -2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g) ΔH = -483.6 kJ
Sekarang, jika kita menjumlahkan langkah-langkah reaksi tersebut:
(-2N2(g) - 6O2(g) - 2H2(g) → 4HNO3(aq)) + (2N2O5(g) + 2H2O(g) → 4HNO3(aq)) + (-2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g))
Maka, reaksi yang dicari dapat dituliskan sebagai:
2N2O5(g) → 2N2(g) + 5O2(g)
ΔH total = (829.6 kJ) + (436.8 kJ) + (-483.6 kJ) = 782.8 kJ
Berdasarkan perhitungan di atas, ΔH untuk reaksi yang diberikan adalah 782.8 kJ. Oleh karena itu, jawaban yang paling mendekati adalah D. 782.8 kJ.
Saya: “Yes, Jawaban Anda sekarang benar”
ChatGPT: “Terima kasih atas konfirmasinya. Saya senang dapat membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya”.
Dari uraian di atas, pada tahap pengerjaan soal oleh ChatGPT pada tahap 1 seolah-olah jawaban ChatGPT adalah benar dan meyakinkan, padahal jawaban yang diberikan kurang tepat.
ChatGPT sudah memahami beberapa konsep seperti hukum hess, namun belum bisa menghubungkan konsep entalpi reaksi, jika reaksi dibalik maka reaksi yang asalnya eksoterm menjadi endoterm yang ditandai dengan berubahnya tanda (-) pada ΔH menjadi (+), oleh karena itu saya minta ChatGPT untuk menghitung ulang kembali.
Saya coba memberikan stimulus dengan memberikan masukan untuk mengubah ΔH pada reaksi 1 menjadi (+), namun jawaban ChatGPT pada respons ke-2 masih salah karena tidak melibatkan reaksi ke-3, hal ini menunjukkan bahwa ChatGPT belum bisa menganalisis soal secara utuh permasalahan yang diberikan.
Untuk memberikan masukan kepada ChatGPT, saya coba berikan stimulus lagi untuk melibatkan reaksi ke-3 dengan membalikkan reaksinya supaya mendapatkan reaksi yang diinginkan, dan saya minta ChatGPT untuk menghitung ulang, ternyata dengan memberikan masukan yang lengkap, ChatGPT dapat menerima masukan secara utuh dan menjawab soal dengan analisis yang benar.
Pemberian soal-soal yang cukup kompleks yang melibatkan keterkaitan beberapa konsep dalam perhitungan kimia, ChatGPT dipandang masih lemah.
Dalam konteks ini saya ingin membawa para pembaca untuk senantiasa melakukan kroscek dan membantu ChatGPT supaya lebih pintar lagi, agar para pengguna ChatGPT tidak mendapatkan keraguan atas informasi yang diberikan oleh Chatbot AI ini.
ChatGPT sebagai AI akan merekam input-input yang diberikan, sehingga ke depannya perkembangan kecerdasan buatan ini akan semakin cerdas.
Sikap kritis dalam menerima informasi perlu diajarkan, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain. Perkembangan dan penggunaan teknologi seperti ChatGPT dalam pendidikan tidak bisa dibendung lagi, namun bagaimana kita menggunakan teknologi ini dengan benar sesuai proporsinya.
Trending Now