Konten Media Partner

Silaturahmi Bisnis TDA Jaksel 8.1 Kunjungi Birdie Mansion

4 Desember 2025 23:18 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Silaturahmi Bisnis TDA Jaksel 8.1 Kunjungi Birdie Mansion
TDA Jaksel menggelar Silaturahmi Bisnis lewat program Member Visit Business ke Birdie Mansion untuk memperkuat kolaborasi dan jejaring para pengusaha Jakarta Selatan.
TDA
Silaturahmi Bisnis TDA Jaksel 8.1 Kunjungi Birdie Mansion
zoom-in-whitePerbesar
Jakarta Selatan โ€“ Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Selatan menggelar agenda rutin bertema Silaturahmi Member Visit Business sebagai upaya memperkuat ekosistem kolaborasi para pengusaha di wilayah Jakarta Selatan, Senin (1/12/2025).
Kegiatan ini merupakan program TDA Jaksel 8.1 di bawah kepemimpinan Hilman Gazali. Dia menyebut agenda tersebut menjadi wadah nyata bagi para pelaku usaha untuk saling belajar, berbagi perjalanan bisnis, serta menjajaki peluang kolaborasi.

Kunjungan ke Kantor Birdie Mansion

Pada momentum spesial ini, kunjungan dilakukan ke kantor Romdoni, ST, yang pernah menjabat sebagai Ketua TDA Jaksel 7.0 dan berlokasi di Birdie Mansion. Hilman mengatakan kegiatan ini diikuti para pengusaha dari berbagai sektor.
โ€œMereka hadir merasakan atmosfer diskusi produktif dan penuh inspirasi,โ€ ungkapnya.

Kisah Perjalanan Birdie Indonesia

Romdoni yang merintis usaha dari nol hingga memiliki garment sendiri membagikan kisah perjalanan bisnisnya. Dia menyampaikan bahwa Birdie Indonesia merupakan perusahaan retail branded corporate merchandise yang berdiri sejak 2012.
โ€œJadi perjalanan bisnis ini berawal dari tim kecil dengan tiga sosok penting: Iwan (founder), Iwan (penjahit), dan Iwan (owner toko),โ€ terangnya.
Perjalanan panjang yang tekun dijalani berbuah manis ketika pada 2019 Birdie berhasil memiliki in-house garment dengan produksi internal mencapai 25 persen dari total kebutuhan.
โ€œKalau bisa bisnis itu berjalan tanpa harus punya pabrik, lakukan dulu. Jika Allah mudahkan dan waktunya tepat, maka pabrik itu akan datang sendiri,โ€ ujar Romdoni.
Menurutnya, kesuksesan bisnis tidak hanya ditentukan modal dan strategi, tetapi juga kemauan untuk terus bergerak, belajar, dan bertahan dalam situasi sulit.

Pentingnya Competitive Landscape

Romdoni menegaskan bahwa competitive landscape menjadi senjata strategis pelaku usaha. Evaluasi berkala menjadi peta navigasi bisnis yang wajib dilakukan.
โ€œSetiap pelaku usaha wajib melakukan evaluasi competitive landscape minimal satu tahun sekali,โ€ tegasnya.
Dia memaparkan strategi yang harus dipahami pengusaha, mulai dari posisi produk di pasar, arah inovasi yang perlu dikejar, peluang dan ancaman kompetitif, hingga strategi diferensiasi yang relevan.
Ia menambahkan bahwa ada satu pertanyaan penting yang harus dijawab setiap bulan, yakni apa yang belum bisa dihasilkan untuk pelanggan dalam satu bulan ini.
โ€œPertanyaan ini melahirkan inovasi Birdie untuk fokus pada produk premium dan segmentasi pasar yang lebih tajam sebagai strategi menjaga dan meningkatkan cash flow,โ€ pungkasnya.
TDA Jaksel sebagai ekosistem yang terus berkembang melalui program silaturahmi bisnis menjadi ruang berbagi pengalaman, tantangan, dan ide kolaborasi.
Hal itu menegaskan bahwa TDA bukan hanya komunitas, melainkan ekosistem penguatan mental, strategi, dan pertumbuhan bisnis bersama. Silaturahmi diyakini sebagai energi yang melahirkan solusi dan membuka pintu baru.
Kegiatan ini diharapkan memberi inspirasi bagi pelaku usaha untuk terus membangun pondasi bisnis, memperkuat jaringan, serta bergerak lebih percaya diri.
Sebagai informasi, Tangan Di Atas (TDA) adalah komunitas entrepreneur terbesar di Indonesia yang fokus pada sharing knowledge, networking, kolaborasi bisnis, coaching, mentoring, dan pengembangan kompetensi pengusaha.
TDA Jaksel terus menghadirkan kegiatan yang menghubungkan pengusaha dengan peluang pertumbuhan nyata. Informasi lebih lanjut mengenai TDA Jaksel dapat melalui Sekretariat TDA Jaksel di 0878-5337-8167 dan Instagram @tdajaksel.
Trending Now