Konten Media Partner

TDA Blitar Gelar Workshop PIP Framework Bersama Coach Salim Suharis

TDAverified-green

Β·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Blitar Gelar Workshop PIP Framework Bersama Coach Salim Suharis
zoom-in-whitePerbesar

Blitar – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Blitar menggelar Workshop Sistemasi Perusahaan menggunakan PIP Framework bersama Coach Salim Suharis. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 21–22 September 2025, bertempat di Mavis Dreamlab Blitar.

Ketua TDA Blitar, Zaim Fatawi, menjelaskan bahwa workshop ini diadakan karena banyak pelaku usaha kecil hingga menengah di Blitar masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan internal. Beberapa di antaranya adalah alur kerja yang belum jelas, pembagian tugas yang tumpang tindih, hingga kurangnya standar operasional yang konsisten.

β€œHal-hal tersebut seringkali menghambat produktivitas dan menurunkan daya saing perusahaan,” ujarnya.

Menurut Zaim, kehadiran Coach Salim Suharis melalui workshop PIP Framework bertujuan untuk membekali para pengusaha dengan pemahaman, keterampilan, serta panduan praktis dalam membangun sistem bisnis yang lebih terstruktur, efisien, dan siap berkembang.

Dalam PIP Framework, ada tiga tahapan penting:

β€’ Prime: memetakan dan menyusun proses bisnis inti,

β€’ Impact: mengimplementasikan sistem kerja yang efektif,

β€’ Pivot: mengevaluasi dan menyempurnakan kinerja agar tercipta budaya kerja unggul.

Zaim juga menyampaikan apresiasi kepada Coach Salim yang telah datang dari Surabaya untuk berbagi ilmu. β€œWorkshop dua hari ini terasa seperti private coaching karena hanya diikuti oleh 12 peserta,” tambahnya.

Salah satu peserta, Arief Ervana (owner Apotek Ervika Medika), mengaku mendapat banyak wawasan baru dari kegiatan ini. Ia menuturkan, sebelumnya semua target bisnisnya sudah tercapai sehingga ia merasa bingung arah pengembangan usaha selanjutnya.

β€œHingga akhirnya saya bertemu Coach Salim dan mengikuti workshop PIP, saya jadi sadar masih banyak PR yang harus dikerjakan agar usaha saya bisa berkembang lebih besar lagi,” pungkas Arief.

Trending Now