Konten Media Partner

TDA Lamongan dan UMLA Gelar Kuliah Pakar, Cetak Mahasiswa Pebisnis Unggul

30 September 2025 17:26 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
TDA Lamongan dan UMLA Gelar Kuliah Pakar, Cetak Mahasiswa Pebisnis Unggul
Komunitas pengusaha TDA Lamongan berkolaborasi dengan UMLA menggelar kuliah pakar kewirausahaan, dorong mahasiswa jadi pebisnis tangguh dengan ilmu bisnis modern.
TDA
TDA Lamongan dan UMLA Gelar Kuliah Pakar, Cetak Mahasiswa Pebisnis Unggul
zoom-in-whitePerbesar
Lamongan – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Lamongan berkolaborasi dengan Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar kuliah pakar kewirausahaan pada Kamis (25/9/2025).
Acara bertema “Menjadi Pebisnis Unggul: Sesi Berbagi Wawasan dan Pengalaman dari Para Praktisi Bisnis” ini menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan praktisi bisnis dan entrepreneur lokal.
Ketua TDA Lamongan, Rony Adi, menyampaikan bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi besar untuk dikembangkan sesuai karakter masing-masing.
“Melalui buku pegangan TDA 9WS, kami serahkan kepada perwakilan mahasiswa yang aktif dan sudah memiliki usaha. Harapannya, mereka dapat mengaplikasikan strategi yang ada di dalamnya,” jelasnya.
Sesi materi disampaikan oleh Rahmad Adi Gunawan yang membahas strategi pemasaran digital dengan topik “Gurihnya Cuan dari Online Marketing”. Menurutnya, digital marketing adalah peluang besar yang wajib dipahami mahasiswa agar mampu bersaing di era bisnis modern.
Ketua Prodi Kewirausahaan UMLA, Mega Barokatul Fajri, menegaskan bahwa kuliah pakar ini bertujuan memberikan pembelajaran yang aplikatif dan relevan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memotivasi mahasiswa menjadi pebisnis tangguh, inovatif, dan siap menghadapi dinamika dunia usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Edubiz TDA Lamongan, Firman Naluriramah, menyebut kegiatan kewirausahaan ini dapat membuka peluang kerja sama lebih luas di masa depan.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Idham Nurrakhman—pengurus TDA Lamongan sekaligus founder Risoldiers (bisnis F&B)—menekankan pentingnya fokus dan komitmen untuk menemukan niche market.
Hal senada juga disampaikan Edy Tri Junianto, pelopor layanan delivery dan anggota TDA Lamongan. Ia menilai mahasiswa memiliki privilege untuk memulai bisnis sejak muda dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.
Acara ini sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi antara dunia akademik UMLA dengan komunitas praktisi bisnis TDA Lamongan. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi wirausaha muda yang kreatif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Trending Now