Konten Media Partner

Naiknya Harga Pakan Diduga Picu Kenaikan Harga Telur Ayam di Temanggung

28 Agustus 2022 9:38 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Naiknya Harga Pakan Diduga Picu Kenaikan Harga Telur Ayam di Temanggung
Harga telur ayam di Temanggung mencapai Rp 30 ribu per kilogram. #publisherstory #tugujogja
Tugu Jogja
Peternak di Desa Danurejo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung memanen telur di kandang ayam miliknya. Foto: ari/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Peternak di Desa Danurejo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung memanen telur di kandang ayam miliknya. Foto: ari/Tugu Jogja
Dalam beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam terus merangkak naik bahkan di Kabupaten Temanggung dan sekitarnya telah mencapai harga Rp30 ribu per kilogram. Hal itu salah satunya diduga dipicu oleh kenaikan harga pakan ayam.
Galang salah satu pengusaha peternakan ayam petelur di Desa Danurejo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung mengatakan, sebenarnya naiknya harga pakan ayam sudah dirasakan sejak masa pandemi COVID-19. Sebelumnya, harga pakan ayam hanya dipatok pada kisaran Rp5.000 sampai Rp6.000 per kilogam, saat ini telah naik menjadi Rp6.000 sampai Rp7.500 per kilogramnya.
"Dari pertengahan masa pandemi COVID-19 sampai sekarang harga pakannya melambung. Meski harga jagung turun ke angka Rp14.000 per kilo, tetapi jenis pakan lain sudah naik semua. Akibatnya, banyak juga pengusaha peternakan ayam petelur yang tak dapat lagi melanjutkan usahanya,โ€ katanya, Minggu (28/8/2022).
Dari sinilah kata Galang, kemudian berimbas pada naiknya harag telur ayam di pasaran, bahkan telah mencapai angka Rp30 ribu perkilogram. Harga di tingkat peternak dipatok antara Rp27 ribu perkilogramnya. Harga tersebut naik dari sebelumnya diangka Rp22 ribu perkilogram.
"Memang saat ini harga telur melambung, tapi karena ada sebabnya. Saya sendiri punya 5.000-6.000 ekor ayam petelur. Setiap 1 hari membutuhkan pakan kurang lebih 600 kilogram dengan rerataan produksi harian sekitar 20 kotak atau 200 kilogram telur yang didistribusikan ke wilayah Temanggung dan Magelang,"jelasnya.
Suyati (39), seorang ibu rumah tangga warga Kota Temanggung menuturkan, sangat berat dengan harga telur ayam negeri yang mencapi Rp 30 ribu per kilogram. Padahal sebentar lagi BBM akan menyusul naik, sehingga dipastikan akan memicu kenaikan semua bahan kebutuhan pokok. Maka ia meminta pemerintah memikirkan hal ini dan cepat tanggap melakukan tindakan nyata.
"Habis kena pandemi, kok malah harga telur meroket sebentar lagi BBM naik, pasti apa-apa akan ikut naik. Yang pusing ya rakyat kecil kayak kami, soalnya gaji suami tidak naik tapi harga barang naik. Tolong dong dipikirkan pemerintah kalau bikin kebijakan pro rakyat," pintanya. (ari)
Trending Now