Konten Media Partner

Dialog Legislatif, Dekan FEB Unisma Tekankan Empat Peran Mahasiswa

9 November 2022 9:41 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Dialog Legislatif, Dekan FEB Unisma Tekankan Empat Peran Mahasiswa
FEB Unisma menggelar Seminar Nasional Dialog Legislatif 2022 dengan tema “Membentuk Legislator dan Eksekutor Muda yang Berintegritas Guna Menyongsong Indonesia Emas” pada Sabtu, 05 November 2022
Tugu Malang
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ibu Nur Diana SE MSi. Foto/Unisma
zoom-in-whitePerbesar
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ibu Nur Diana SE MSi. Foto/Unisma
MALANG - FEB Unisma menggelar Seminar Nasional Dialog Legislatif 2022 dengan tema “Membentuk Legislator dan Eksekutor Muda yang Berintegritas Guna Menyongsong Indonesia Emas” pada Sabtu, 05 November 2022. Acara ini bertempat di Gedung Pascasarjana Lt 07 Unisma.
Kegiatan tersebut dimotori oleh DPM FEB dengan menggandeng BEM FEB Unisma. Selain itu, juga mengundang perwakilan seluruh UAM FEB, seluruh DPMF Universitas Islam Malang dan peserta LKMM angkatan 2021, kurang lebih sebanyak 700 mahasiswa secara offline.
Dialog Legislatif bersama Hikmah Bafaqih (Wakil Ketua Komisi E) DPRD Propinsi Jatim. Foto/Unisma
Dialog legislatif ini diharapkan meningkatkan pengetahuan Dewan Perwakilan Mahasiswa FEB Unisma sebagai lembaga legislatif dan mengembangkan pola pikir mahasiswa dalam hal legislatif demi kemajuan Indonesia serta untuk memperkuat knowledge juga membangun karakter leader mahasiswa.
Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB yang diawali dengan sambutan dari ketua umum FEB Unisma dan kemudian dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ibu Nur Diana SE MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada 4 peran mahasiswa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, yaitu sebagai agent of change, iron stock, moral force dan social control.
Foto bersama peserta Seminar Nasional Dialog Legislatif 2022. Foto/Unisma
"Untuk memenuhi tuntutan peran ini mahasiswa harus mampu menempatkan dirinya sebagai garda terdepan dan dituntut untuk kritis terhadap kebijakan pemerintah, apakah kebijakan tersebut mendukung dalam peningkatkan kesejahteraan masyarakat atau sebaliknya,“ tutur Diana.
Lebih lanjut Diana menekankan bahwa mahasiswa dituntut tidak hanya baik dalam hal akademik, namun juga aktif dalam berorganisasi baik di lingkungan kampus ataupun di luar kampus.
Di dalam organisasi inilah mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya selain dari segi akademik. Di samping membuat program kegiatan yang mendukung dalam menjalankan peran mahasiswa semacam dialog legislatif.
Penampilan dari mahasiswa FEB Unisma dalam acara Seminar Nasional Dialog Legislatif 2022. Foto/Unisma
“Ormawa semacam DPM merupakan Dewan Perwakilan Mahasiswa yang menjadi wadah untuk mengembangkan diri mahasiswa di dalam kampus. DPM adalah lembaga tinggi legislatif yang ada di dalam lingkungan kampus dengan fungsi yang tidak jauh beda dengan lembaga legislatif di pemerintahan,” tutur Diana.
Menurutnya peran lembaga legislatif sangat penting dalam tatanan kelembagaan di lingkungan pemerintahan dan lingkungan kampus. Dengan belajar dari lembaga legislatif yang ada di pemerintahan, kami berharap DPM mampu menjalankan perannya sebagai garda terdepan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Reporter: Manda
Trending Now