Konten Media Partner

2 Kali Tinjau Jalan Palembang-Betung, Gubernur Sumsel Serius Atasi Cek Perbaikan

18 November 2025 14:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
2 Kali Tinjau Jalan Palembang-Betung, Gubernur Sumsel Serius Atasi Cek Perbaikan
Gubernur Sumsel Herman Deru dua kali tinjau kerusakan Jalintim Palembang–Betung, dorong percepatan perbaikan pusat demi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Gubernur Sumsel Herman Deru saat turun langsung meninjau kondisi kerusakan parah di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, Selasa (18/11/2025). Foto : Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sumsel Herman Deru saat turun langsung meninjau kondisi kerusakan parah di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, Selasa (18/11/2025). Foto : Istimewa
Gubernur Sumsel Herman Deru kembali turun langsung meninjau kondisi kerusakan parah di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, Selasa (18/11/2025). Ini menjadi kunjungan keduanya dalam dua bulan terakhir, sebagai bukti keseriusannya mendorong pemerintah pusat untuk segera merealisasikan perbaikan pada ruas vital yang kerap memakan korban jiwa tersebut.
Herman Deru menegaskan, langkah inspeksi ini dilakukan untuk memastikan tindak lanjut dari laporan resmi yang telah ia sampaikan sebelumnya kepada Wakil Presiden saat kunjungan kerja ke Sumsel, serta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Respons dari pusat, kata Deru, kini mulai terlihat dengan dimulainya pekerjaan perbaikan.
"Jalan ini sudah saya tinjau pertengahan Oktober lalu. Keluhan masyarakat kita sampaikan ke Wapres dan Kementerian PU, dan alhamdulillah disambut baik. Hari ini pekerjaan mulai dilaksanakan," ujar Deru saat meninjau titik kerusakan di Km 14 Banyuasin.
Herman Deru menyebutkan bahwa perbaikan segera dilakukan untuk memastikan jalur tetap fungsional, mengingat kondisi bergelombang dan berlubang telah menimbulkan kemacetan panjang hingga kecelakaan fatal. Perbaikan akan dikerjakan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan lalu lintas.
"Mulai malam ini dilakukan perbaikan. Mudah-mudahan setelah selesai, pengendara akan lebih nyaman, lancar, dan tidak terjadi kecelakaan lagi. Perbaikan ditargetkan selesai akhir tahun," jelasnya.
Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran lebih kurang Rp3 miliar untuk memperbaiki tiga kilometer pertama dari total 13 km ruas yang mengalami kerusakan berat. Ruas Palembang–Betung sendiri memiliki panjang 60 km.
Menurutya, kerusakan berkepanjangan tidak lepas dari aktivitas truk over dimension over loading (ODOL) yang membawa muatan berlebih. Situasi diperparah oleh kemacetan kendaraan berat yang menumpuk, meningkatkan beban pada struktur jalan.
"Setiap tahun ada perbaikan, dan pelebaran juga terus dilakukan bertahap. Namun tekanan kendaraan ODOL tetap merusak. Nantinya jika tol sudah dibuka sebelum Lebaran, beban di jalur ini akan jauh berkurang,"ujarnya.
Trending Now