Konten Media Partner

40 Anak Berkebutuhan Khusus di Palembang Tampil di Panggung Puisi 2025

19 Oktober 2025 12:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
40 Anak Berkebutuhan Khusus di Palembang Tampil di Panggung Puisi 2025
40 peserta dari siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Palembang tampil memukau dengan membaca puisi di Panggung Puisi 2025 pada Kamis, 16 Oktober 2025 di Aula YPAC Palembang. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Salah satu anak berkebutuhan khusus yang tampil membacakan puisi di Panggung Rakyat 2025/ist.
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu anak berkebutuhan khusus yang tampil membacakan puisi di Panggung Rakyat 2025/ist.
Sekitar 40 peserta dari siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Palembang tampil memukau dengan membaca puisi di Panggung Puisi 2025 pada Kamis, 16 Oktober 2025 di Aula YPAC Palembang.
Adapun siswa yang menjadi peserta berasal dari SLB Negeri Pembina, SLB C YPAC Palembang dan SLB C Karya Ibu Palembang.
Ketua Koalisi Masyarakat Puisi, Anwar Putra Bayu, mengatakan, panggung puisi ini bukan hanya soal lomba saja namun juga wadah untuk menyalurkan ekspresi dan sebagai ajang penghargaan untuk anak-anak berkebutuhan khusus.
"Anak-anak dapat menyampaikan harapan dan mimpi mereka melalui puisi. Puisi ini bukan hanya sekadar kata-kata saja namun juga jembatan hati mereka kepada dunia," kata dia.
Kemudian, ia menambahkan, kegiatan ini seharusnya mendapat dukungan dari negara agar bisa berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan.
"Anak berkebutuhan khusus adalah bagian dari masyarakat, bagian dari pendidikan dan kebudayaan kita," jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran negara dalam menjamin hak anak-anak tersebut agar mendapatkan kesempatan yang adil sebagaimana diatur undang-undang.
"Kita akan jadikan panggung ini tempat tampil dan tempat tumbuh bersama, sebab setiap anak punya potensi, punya suara dan punya harapan," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua YPAC Palembang, Yulia Helmy, mengungkap rasa bangganya kepada anak-anak SLB yang turut berpartisipasi membaca puisi.
"Kami sangat senang. Mereka merasa dihargai dan tampil penuh semangat. Ini hasil yang luar biasa," kata Yulia.
Kemudian, ia juga menambahkan bahwa melalui puisi, anak-anak dapat menyampaikan kepada seluruh orang bahwa mereka berhak dihargai, didengar dan diberi ruang untuk tumbuh.
Trending Now