Konten Media Partner
Banyak Kasus Dana Hibah, PMI Sumsel Fokus Perbaiki Internal
23 Mei 2025 19:12 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
Konten Media Partner
Banyak Kasus Dana Hibah, PMI Sumsel Fokus Perbaiki Internal
PMI Sumsel menegaskan kasus penyimpangan dana hibah disebabkan oleh oknum tertentu, bukan merupakan kesalahan institusi secara keseluruhan. #publisherstory #urbanidUrban Id

Palang Merah Indonesia (PMI) di Sumsel tengah menjadi perhatian publik, menyusul dugaan penyimpangan dana hibah yang melibatkan PMI di tingkat kabupaten/kota, yakni di Palembang dan Ogan Ilir.
Ketua Bidang Organisasi PMI Sumsel, Eko Agus Sugianto, menegaskan masalah tersebut lebih disebabkan oleh oknum tertentu, bukan merupakan kesalahan institusi secara keseluruhan.
"Ini bukan hanya terjadi di PMI, tetapi juga di organisasi lainnya. Oleh karena itu, PMI Sumsel terus melakukan pembenahan dari sisi internal agar lebih baik ke depannya," ujar Eko dalam wawancara usai Rapat Koordinasi Biaya Pengganti Pengelolaan Darah (BPPD) di PMI Sumsel, Jumat (23/5).
Eko mengimbau kepada seluruh PMI kabupaten/kota untuk memperbaiki administrasi dan menaati ketentuan yang berlaku, baik dari PMI pusat maupun pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya transparansi, terutama dalam pengelolaan dana hibah dan BPPD yang diperoleh dari kerja sama dengan rumah sakit.
"PMI Sumsel tidak memiliki bidang hukum, itu adalah kewenangan PMI Pusat. Namun, jika terdapat dugaan kerugian negara, PMI setempat bertanggung jawab penuh," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa PMI Sumsel siap bersikap kooperatif jika diminta memberikan keterangan kepada aparat penegak hukum terkait kasus yang sedang berjalan.
"Saat ini belum ada, tapi kami siap jika dibutuhkan untuk menjadi saksi,"kata dia.
