Konten Media Partner

Cekcok Berujung Penembakan saat Antre BBM di Banyuasin: 1 Tewas, 1 Terluka

22 Oktober 2025 12:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Cekcok Berujung Penembakan saat Antre BBM di Banyuasin: 1 Tewas, 1 Terluka
Cekcok di SPBU Banyuasin berujung penembakan. Seorang pria tewas dan satu lainnya luka tembak. Polisi tangkap tiga pelaku bersenjata api kurang dari 24 jam. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Suasana penembakan di Jalan Lintas Palembang–Betung, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Foto : Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana penembakan di Jalan Lintas Palembang–Betung, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Foto : Istimewa
Insiden tragis di Jalan Lintas Palembang–Betung, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), berawal dari cekcok di SPBU hingga berujung aksi penembakan yang merenggut nyawa seorang teman sopir angkot.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (21/10/2025). Sekitar pukul 15.00 WIB, suasana di SPBU Limau, Kecamatan Sembawa, mendadak tegang ketika dua kendaraan—mobil angkutan umum BG 1447 AQyang dikendarai M. Dwi Yulianto (27) dan Toyota Innova Reborn hitam BG 1719 —terlibat cekcok lantaran saling berebut antrean bahan bakar.
Warga sempat melerai pertengkaran tersebut, namun rupanya amarah belum reda. Tak lama berselang, sekitar pukul 16.00 WIB, kedua pihak kembali bertemu di KM 41, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin III. Di lokasi inilah, konflik berubah menjadi tragedi berdarah.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebutkan, korban Oberta Parjiman alias Obi (35) yang merupakan warga setempat, melihat rekannya M. Dwi Yulianto tengah dikeroyok oleh tiga pria berinsial HS (31), IG (35), dan DSP (23) dari mobil Innova hitam. Berniat menolong, Oberta justru ikut menjadi sasaran.
"Salah satu pelaku kemudian mengambil senjata api jenis FN dari dalam mobil dan menembak ke arah korban (Oberta) hingga tewas di tempat, karena peluru mengenai bagian perut dan paha. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang guna proses visum,"kata dia, Rabu (22/10/2025).
Sementara sopir angkot mengalami luka tembak serius dan dilarikan ke RSUD Banyuasin untuk perawatan intensif,"tambah Nandang.
Ketiga pelaku pengeroyokan dan penembakan terhadap sopir angkot dan temannya. Foto : Dok Polda Sumsel
Setelah kejadian penembakan tersebut, Satreskrim Polres Banyuasin bersama Tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk olah TKP. Dengan memanfaatkan rekaman CCTV di sekitar lokasi dan keterangan saksi, polisi segera mengidentifikasi para pelaku.
"Upaya cepat itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 21.00 WIB di hari yang sama, tiga tersangka berhasil diamankan di rumah masing-masing di Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III. Mereka berinisial HS (31), IG (35), dan DSP (23). Ketiganya diduga terlibat langsung dalam pengeroyokan dan penembakan tersebut,"kata dia.
Dari penangkapan itu, anggota turut menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya satu unit mobil angkutan umum warna hijau, satu unit Toyota Innova Reborn hitam (nomor polisi sudah diganti), satu unit motor Honda Blade, serta satu pucuk senjata api jenis FNyang digunakan menembak korban.
“Kini senjata api tersebut akan diuji balistik untuk memastikan penggunaannya,” jelas Kombes Nandang.
Ketiga pelaku kini ditahan di Polsek Talang Kelapa Polres Banyuasin dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, serta Pasal 170 dan 340 KUHP terkait pengeroyokan dan pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau mati.
Trending Now