Konten Media Partner

Cemburu, Pria di Palembang Bacok Mantan Kekasih Pacarnya

15 Agustus 2025 10:31 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Cemburu, Pria di Palembang Bacok Mantan Kekasih Pacarnya
Motif pembacokan terungkap berawal dari rasa cemburu pelaku ketika melihat korban mendatangi kontrakan pacarnya meski sudah jadi mantan. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Ilustrasi pembacokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembacokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
Tim Opsnal Unit 4 Jatanras Polda Sumsel meringkus dua pria yang terlibat pembacokan brutal terhadap Amin Hamzah (31) di Jalan Perindustrian II, Lorong Sukadamai 3, Kecamatan Sukarami, Palembang, Selasa (11/8/2025).
Pelaku yang ditangkap adalah Aldi (27) dan Redho Yurdani (25), keduanya warga Jalan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang. Mereka dibekuk di sebuah penginapan di kawasan Jalan Perindustrian, Kamis (14/8/2025), bersama barang bukti sebilah golok dan potongan kayu yang digunakan dalam penyerangan.
Motif pembacokan terungkap berawal dari rasa cemburu. Aldi mengaku marah ketika melihat korban mendatangi kontrakan pacarnya.
β€œDio itu dak lagi pacaran samo cewek aku, sudah jadi mantan, tapi dio masih datang,(Dia itu tidak lagi pacaran samo cewek aku, sudah jadi mantan, tapi dio masih datang),” ujarnya di hadapan polisi.
Cekcok mulut yang terjadi di lokasi membuat Aldi meninggalkan tempat. Namun, tak lama ia kembali bersama Redho dan langsung menyerang korban dengan parang serta kayu.
β€œDak ingat berapo kali aku bacok, yang jelas di kepala, (Lupa berapa kali aku bacok, yang jelas di kepala)” tambahnya.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka parah di kepala, wajah, dan telinga hingga nyaris putus. Saat ini, korban masih menjalani perawatan medis, sementara kedua pelaku tengah diperiksa intensif oleh penyidik.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan penangkapan tersebut.
β€œKeduanya masih menjalani pemeriksaan intensif,” singkatnya.
Trending Now