Konten Media Partner

Cerita Kapten Kapal Ditembaki saat Cari Ikan di Perairan Banyuasin

14 Juli 2025 14:23 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Cerita Kapten Kapal Ditembaki saat Cari Ikan di Perairan Banyuasin
Kapten Kapal yang menjadi saksi mata dalam kejadian menceritakan kapal besar menurunkan perahu karet berisi sekitar 8 orang berpakaian loreng, kemudian melepaskan tembakan. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Korban Yogi Pratama (26) yang ditembak saat dirawat di RS Islam Ar-Rasyid Palembang. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id
zoom-in-whitePerbesar
Korban Yogi Pratama (26) yang ditembak saat dirawat di RS Islam Ar-Rasyid Palembang. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id
Peristiwa mengejutkan terjadi di perairan laut Tanjung Birik, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Sabtu (12/7/2025). Seorang nelayan bernama Yogi Pratama (26), warga Desa Sungsang I, tertembak di bagian leher saat sedang menjaring ikan bersama rekan-rekannya. Insiden ini menambah keresahan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari laut.
Kapten kapal, Rusdianto (53) yang turut berada di lokasi, menjadi saksi mata dalam kejadian tersebut. Ia menceritakan bahwa saat itu dirinya bersama delapan awak lainnya terbagi dalam dua kapal yang sedang menjaring ikan di laut Birik sekitar pukul 13.00 WIB.
โ€œKami baru saja selesai menarik jaring dan hendak kembali ke daratan ketika sebuah kapal besar yang melintas dari arah Bangka tiba-tiba berputar arah ke arah kami,โ€ kata Rusdianto saat ditemui di RS Islam Ar-Rasyid Palembang, Minggu (13/7/2025).
Melihat kapal tersebut mendekat, Rusdianto sempat memperingatkan anak buahnya untuk waspada. Tak lama, kapal besar itu menurunkan perahu karet berisi sekitar delapan orang berpakaian loreng, yang kemudian bergerak cepat ke arah mereka.
โ€œSaat sudah dekat, dari atas perahu karet itu langsung melepaskan tembakan ke arah kami. Kami panik, saya langsung menjauhkan kapal karena ombak juga besar,โ€ ujar Rusdianto.
Namun, kapal satu lagi milik Rusdianto yang berada di belakang tidak sempat menjauh. Saat itulah, Yogi yang sedang memindahkan ikan dari jaring ke tempat penyimpanan terkena tembakan di bawah jakun.
โ€œYogi bilang dia kena tembak. Saya langsung teriak ke arah perahu itu sambil bilang โ€˜ini anak buah saya kena tembakโ€™ dan menunjuk ke Yogi. Tapi setelah itu perahu mereka malah mendekati kapal saya yang satu lagi,โ€ jelasnya.
Suasana saat terjadi penembakan di perairan Birik, wilayah Sungai Sembilang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. Foto : Istimewa
Rusdianto kemudian bergegas menuju daratan untuk mencari bantuan. Karena sulitnya sinyal di tengah laut, ia baru berhasil menghubungi temannya yang memiliki speedboat sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka dijemput dan kembali ke Sungsang, lalu membawa Yogi ke fasilitas medis.
โ€œSetelah dari Sungsang, Yogi dirujuk ke Palembang untuk perawatan lebih lanjut. Semalam kami tiba di RS Ar-Rasyid,โ€ tutupnya.
Sebelumnya, hasil pemeriksaan medis menyebutkan bahwa peluru yang mengenai Yogi adalah peluru karet. Hingga kini, identitas pelaku dan motif penembakan belum diketahui.
Pihak keluarga dan nelayan setempat mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas insiden ini. Mereka menegaskan bahwa para nelayan hanya mencari nafkah dengan alat tangkap legal, bukan melakukan tindakan ilegal.
Trending Now