Konten Media Partner
Dedikjp Punya Lebih dari 10 Ribu Kaset Lawas untuk Kolektor di Palembang
17 September 2025 19:55 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Konten Media Partner
Dedikjp Punya Lebih dari 10 Ribu Kaset Lawas untuk Kolektor di Palembang
Toko kaset Dedikjp yang punya 10 ribu koleksi kaset musik yang masih ramai diminati pecinta musik di Indonesia. #publisherstory #urbanidUrban Id

Ditengah zaman digital yang semakin mempermudah banyak orang termasuk kalangan pecinta musik di Indonesia terkhusus di Palembang, Toko kaset Dedikjp masih menyediakan kaset lawas yang masih laku di pasaran.
Terletak di Jalan Pertahanan, Kecamatan Plaju, Palembang, toko ini terlihat dari depan cukup padat dengan ribuan kaset pita dan alat putar kaset (tape) jadul yang ia jual.
Saat ditemui, Dedi yang merupakan pemilik dari toko kaset tersebut mengungkap bahwa Dedikjp adalah singkatan dari Toko Dedi Kaset Jadul Palembang.
"Jadi sebetulnya KJP itu adalah singkatan dari Kaset Jadul Palembang (KJP). Nah karena banyak orang yang kenal dengan saya akhirnya diberilah nama Dedikjp," kata dia.
Asal Mula Toko KJP
Kaset Jadul Palembang bermula saat Dedi suka dengan mengoleksi kaset musik jadul pada 2009 lalu.
Terlihat, mayoritas koleksi yang juga ia jual yakni kaset pita dari musisi yang bervariasi. Mulai dari musisi Indonesia, Barat hingga China.
"Kaset itu seperti pohon kelapa. Semua bagian dari kaset punya kegunaan dan selalu laku dijual, walaupun sudah rusak," ucap Dedi.
Dalam tokonya, lemari besar memenuhi ruang tersebut. Hampir tidak ada celah untuk orang bergerak sebab dipenuhi dengan kaset-kaset pita yang dipajang.
"Tempatnya kecil, bahkan ini baru separuh dari koleksi saya. Nanti kita coba lihat ke dalam," timpalnya.
Kalahkan Koleksi Milik Fadli Zon
Perbincangan mengenai kaset tersebut belum selesai. Ia mengatakan bahwa peminat kaset di Palembang mungkin tidak sebanyak orang yang tinggal di Pulau Jawa. Namun, ia menyebut bahwa koleksi kaset pita terbanyak dibandingkan dengan Jawa ialah Kota Palembang.
Ia bahkan berani mengatakan bahwa koleksi miliknya lebih banyak ketimbang koleksi milik Fadli Zon yang sampai mendapatkan rekor muri.
"Mungkin saya juga berani bilang, koleksi kaset milik Fadli Zon kalah dengan saya. Ia hanya punya koleksi 5 ribu, itu sudah dapat rekor muri. Saya terakhir hitung di tahun 2023 sudah mencapai 10 ribu dan terus bertambah," ucapnya.
Lanjutnya, untuk 1 bagian lemari terdapat 3 barisan kaset ke belakang yang artinya banyak kaset pita yang belum diketahui oleh pengunjung.
"1 bagian lemari ini, ke belakang itu 3 baris kaset. Sedangkan di toko ini ada berapa lemari yang menjulang ke atas. Belum lagi yang ada di dalam rumah," timpalnya.
Macam Kaset yang Tersedia
Selanjutnya, Dedi mempersilahkan untuk masuk ke rumahnya agar melihat koleksi lain yang tidak kalah banyak jumlahnya dari yang ada di dalam tokonya.
Menariknya, bukan hanya kaset pita saja yang ia koleksi, namun juga ada CD, Vnyl, VCD film dan yang tidak kalah mengagetkan yakni VHS film yang jarang sekali ditemukan lagi di zaman ini.
"Ini VHS yang jarang ditemukan lagi. Ada film Winnie the Pooh, Robin Hood, dan sebagainya," katanya.
Namun, ia mengaku bahwa ia mengoleksi CD ini baru sejak tahun 2020 dan memang untuk diperjualbelikan.
Toko Dedikjp ini tersedia di Platform Marketplace Tokopedia dan juga di toko di setiap hari, tergantung dengan waktu yang ia miliki.
"Bukanya setiap hari tergantung waktu. Saya soalnya bekerja, kalau shift saya pagi saya buka toko, kalau malam ya terpaksa tutup," katanya.
Selain warga Palembang yang sering berkunjung, musisi ibukota juga pernah berkunjung ke sini, antara lain Tuan Tigabelas dan Merdi Diskoria.
