Konten Media Partner

Gunung Dempo Kembali Erupsi, Semburkan Abu 1.300 Meter ke Udara

19 Agustus 2025 22:33 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Gunung Dempo Kembali Erupsi, Semburkan Abu 1.300 Meter ke Udara
Gunung Dempo di Kota Pagar Alam, kembali erupsi pada Selasa (19/8/2025) pagi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Foto: Dok. Instagram Odi_Aria)
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Foto: Dok. Instagram Odi_Aria)
Gunung Dempo di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, kembali erupsi pada Selasa (19/8/2025) pagi. Letusan dari kawah utama menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 1.300 meter di atas puncak gunung, atau 4.473 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan laporan magma.esdm.go.id, aktivitas erupsi terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 112 detik. Erupsi ini menjadi yang kedua pada Agustus 2025, setelah sebelumnya terjadi pada 7 Agustus dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.200 meter.
Kepala BPBD Pagar Alam, John Hasman, menyebutkan status Gunung Dempo masih berada pada Level II (Waspada). Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi kemungkinan terburuk.
"BPBD sudah menyiapkan 70 personel, peralatan evakuasi, bahan makanan, dan tenda pengungsian. Untuk skenario bencana besar, kami akan berkolaborasi dengan BPBD Provinsi," ujarnya.
John mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang. "Kami minta warga tidak panik, tetapi tetap waspada dengan kondisi Gunung Dempo," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD), Megian, menuturkan abu vulkanik teramati berwarna putih dengan arah sebaran ke selatan. Ia menambahkan, aktivitas vulkanik juga terdeteksi berupa tremor dengan amplitudo 0,5 mm yang menandakan adanya peningkatan aktivitas di bawah permukaan gunung.
Pihak pos pemantau mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari kawah Marapi–Gunung Dempo serta menghindari arah bukaan kawah sejauh 2 kilometer ke sektor utara.
"Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa. Namun kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama, termasuk bagi sektor penerbangan karena abu vulkanik dapat mengganggu jalur udara," jelasnya.
Trending Now