Konten Media Partner

Heboh 2 Makam di Musi Rawas Dibongkar Orang Tak Dikenal

9 Desember 2025 21:12 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Heboh 2 Makam di Musi Rawas Dibongkar Orang Tak Dikenal
Beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan makam seseorang dibongkar oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Kejadian ini terjadi di Desa Mataram, Musi Rawas, Sumsel. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Makam yang digali oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Desa Mataram, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel/ist.
zoom-in-whitePerbesar
Makam yang digali oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Desa Mataram, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel/ist.
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah kuburan yang telah digali oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Kejadian tersebut terjadi di Desa Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas (Mura), Sumsel.
Menurut informasi yang beredar penggalian kuburan tersebut diduga untuk pesugihan. Hal ini diketahui oleh penjaga kuburan di sana pada Senin, 8 Desember 2025 pagi hari.
Dalam video tersebut, makam yang dibongkar tersebut adalah makam warga yang baru saja meninggal dunia.
Kepala Desa Mataram, Hendi Mukhtar, mengatakan, hanya 1 makam yang dibongkar oleh OTK.
"Jadi awalnya ada warga yang mau ziarah ke tempat neneknya jam 8 pagi tadi. Nah di dekat makam neneknya itu, ada makam yang berlubang di bagian kepalanya, posisi lubang kedukan itu di nisan kuburan. Ada dua makam yang rusak akibat pembongkaran itu," kata dia.
Lalu, pihak kepolisian datang untuk mengecek lokasi makam. Tidak disangka, ternyata ada 2 makam yang dirusak oleh OTK.
"Posisi dua makam itu berbeda, ada jarak sekitar dua meteran. Yang satu menurut ahli waris itu baru meninggal sekitar 47 hari, yang satunya sudah lama meninggal," jelasnya lagi.
Henri mengaku bahwa ia tidak tahu identitas dari OTK tersebut, namun ia menduga motif pembongkaran makam dengan ilmu hitam atau pesugihan.
Sementara itu, Kapolsek Tugumulyo, AKP Rusdan, membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan makam tersebut tidak sepenuhnya dibongkar.
"Informasinya kejadian pada malam minggu, 6 Desember 2025, baru ketahuannya tadi pagi. Makam itu dibongkarnya tidak tuntas, baru digali sekitar 50 cm dibagian kepala mayat. Gak ada yang diambil," kata dia.
Sama seperti halnya Kades Mataram, Ia menduga bahwa OTK yang membongkar makam tersebut untuk pesugihan karena hanya menggali di area kepala mayat menggunakan tangannya.
"Kata orang gali itu gak boleh pake alat, jadi harus pake tangan. Mungkin karena itu jadi dia tidak tuntas bongkarnya. Cuma biasanya yang dibongkar untuk ilmu-ilmu seperti itu kan makam gadis atau bujang, terus orang mati yang melahirkan atau bayi yang dikubur. Ini tidak, ini orangnya laki-laki sudah tua, entah apa karena orang itu sakti," ungkapnya.
Rusdan mengatakan saat ini pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pembongkaran makam tersebut.
"Gak tau pelakunya siapa, kejadian itu baru tau pas yang jaga makam ngecek tadi pagi. Masih kita lakukan penyelidikan," pungkasnya.
Trending Now