Konten Media Partner
Kesal Ditagih Utang Rokok, Buruh Sawit di OKI Tikam Rekannya hingga Tewas
18 November 2025 14:50 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Kesal Ditagih Utang Rokok, Buruh Sawit di OKI Tikam Rekannya hingga Tewas
Buruh sawit di OKI tikam rekannya hingga tewas hanya karena utang rokok. Pelaku ditangkap dan terancam 15 tahun penjara atas tindak pembunuhan di Air Sugihan. #publisherstory #urbanidUrban Id

Tragedi memilukan kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. Hanya karena persoalan sepele, seorang buruh kebun sawit nekat mengakhiri hidup rekannya sendiri. Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan ekstrem yang dipicu masalah kecil di lapangan.
Korban, LV (26), datang ke Jalur 25, Air Sugihan, Senin (17/11) pagi, untuk menagih utang rokok kepada pelaku TR (35), rekan kerja yang sehari-hari bekerja bersamanya di kebun sawit. Dengan menumpang motor temannya, LV bermaksud menyelesaikan persoalan kecil yang tersisa beberapa hari sebelumnya.
Namun yang terjadi justru sebaliknya. Alih-alih membayar, pelaku tersulut emosi ketika korban kembali menagih. Perdebatan singkat terjadi, hingga akhirnya TR mengambil pisau dan menikam LV berkali-kali saat korban masih berada di atas motor.
Korban terjatuh ke kubangan air dan tak lagi bergerak. Rekan pekerja yang melintas kemudian menemukan tubuh LV sudah tak bernyawa. Warga dan karyawan kebun langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Tak butuh waktu lama, pelaku yang sempat melarikan diri berhasil ditangkap. Ia di gelandang ke Polres OKI untuk pemeriksaan.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, menuturkan bahwa motif utama pembunuhan ini hanyalah persoalan utang rokok bernilai kecil. Namun intensitas penagihan membuat pelaku merasa tertekan hingga akhirnya bertindak brutal.
βPelaku mengaku kesal karena terus ditagih. Utangnya memang kecil, tapi dia merasa dipermalukan,β jelas Kapolres, Selasa (18/11).
Penyidik menjerat TR dengan Pasal 338 KUHP serta Pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Polisi turut menyita barang bukti berupa sebilah pisau dan pakaian korban.
