Konten Media Partner
Kriya Akar Pohon Kopi, Kerajinan Tangan Unik dari Pagar Alam
10 Oktober 2025 19:24 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Kriya Akar Pohon Kopi, Kerajinan Tangan Unik dari Pagar Alam
Mengenal kerajinan tangan khas Kota Pagar Alam yang membuat furniture dari akar pohon kopi. #publisherstory #urbanidUrban Id

Di Kota Pagar Alam, Sumsel, tidak hanya terkenal dengan kampung wisata yang menyajikan pemandangan Gunung Dempo dan perkebunan tehnya saja. Namun juga memperlihatkan adanya ekonomi kreatif melalui kerajinan tangan dari akar pohon kopi.
Tim Urban kali ini berkesempatan mengunjungi satu-satunya pengrajin kriya akar pohon kopi di Kota Pagar Alam bernama Dian.
Dian mengaku bahwa usaha kerajinan ini berawal pada tahun 2017. Pada saat itu, ia menggunakan akar tanaman teh terlebih dahulu.
"Dulu pakai akar tanaman teh. Karena sekarang sudah dilarang pemanfaatan akar tanaman teh, makanya beralih ke akar pohon kopi," kata dian.
Lalu, kerajinan tangan yang terbuat dari akar pohon kopi ini menghasilkan berbagai macam produk, seperti kursi, meja, ranjang, meja sudut hias serta asbak.
Produk mereka juga sudah di kirim di beberapa titik kota, termasuk di Kota Palembang.
"Biasanya yang memesan itu pejabat dan anggota polisi atau TNI, yang memang suka dengan kerajinan berbasis kayu seperti ini," ujarnya.
Dalam 1 bulan, Dian mengatakan bahwa pengrajin mampu membuat 2 set kursi dan meja. Karena ini kerajinan tangan maka dari itu para pengrajin membatasi permintaan agar tidak membuat mereka kewalahan.
"Kami hanya sanggup 1 bulan itu menjual 2 set dan meja hias 4 buah. Kalau lebih dari itu, mau tidak mau kami tunda dulu untuk pemesanannya," tambahnya.
Untuk kisaran harga yang ditawarkan tergantung dengan ukuran dan tingkat kesulitannya. Untuk 1 set kursi dan meja, dibandrol dengan harga Rp 8 juta per set, untuk ranjang sekitaran Rp 4 juta dan meja sekitar Rp 2 juta per mejanya.
Terakhir, untuk perawatan dari mebel jenis kayu ini, tidak terlalu menyulitkan. Cukup dibersihkan dengan kain basah.
"Kita sudah menggunakan bahan pilihan termasuk lem kayu yang kita racik sendiri. Untuk batang pohon juga kami pilih yang usianya 20 tahun ke atas, jadi dijamin kualitasnya bagus dan perawatannya juga tidak sulit," pungkasnya.
Produk dari akar pohon kopi ini dapat kalian jumpai saat liburan di Kota Pagar Alam. Kerajinan tersebut juga pernah mendapatkan juara Desa Wisata Indonesia katering kriya.
