Konten Media Partner
Pasutri di Palembang Diduga Diserang Perampok, Suami Tewas Digorok
26 November 2025 11:12 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Pasutri di Palembang Diduga Diserang Perampok, Suami Tewas Digorok
Pasutri pedagang di 15 Ilir Palembang diduga diserang perampok, suami tewas digorok dan istri kritis. Polisi kerahkan K9 dan periksa CCTV untuk buru pelaku. #publisherstory #urbanidUrban Id

Di tengah kesibukan kawasan pertokoan 15 Ilir Palembang, Sumsel suasana berubah mencekam pada Selasa (26/11/2025) pagi. Ratusan warga berdesakan di sebuah ruko bernama Toko Kerupuk Suwandi karena mendengar kabar dugaan perampokan sadis menyebar cepat, sepasangan suami istri (pasutri) yang merupakan pemilik toko itu ditemukan bersimbah darah.
Korban Darma Kusuma (52) tewas dengan luka gorok di leher, sementara istrinya, Yeni Kawi (46), masih bertahan dalam kondisi kritis setelah mengalami luka serupa. Tragedi itu memicu gelombang kepanikan, membuat upaya awal olah TKP sempat terkendala karena padatnya kerumunan.
Ketua RT setempat, Dedi, mengaku terkejut saat tiba dan mendapati ratusan warga sudah memenuhi area ruko.
โWaktu saya datang, orang sudah ramai sekali. Semua ingin melihat, padahal polisi butuh ruang,โ ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Kesulitan awal itu tak membuat penyidik mundur. Tim Satreskrim Polrestabes Palembang langsung mensterilkan lokasi sebelum memulai pemeriksaan menyeluruh. Unit K9 dikerahkan menelusuri kemungkinan jalur kabur pelaku, mengendus barang-barang yang diduga sempat disentuh.
Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andie Setiawan, menyebutkan bahwa pelaku diduga satu orang.
โMasih kita buru. Ada beberapa indikasi mengarah pada sosok tertentu,โ tegasnya. Rabu (26/11/2025).
Sejumlah saksi kunci dari lingkungan sekitar sudah diperiksa, termasuk pedagang yang berada tak jauh dari lokasi. Rekaman CCTV dari titik-titik di sekeliling pertokoan juga sedang dianalisis untuk menemukan visual yang bisa memperkuat dugaan awal polisi.
Darma Kusuma dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan forensik, sementara Yeni dibawa ke RS Charitas Palembang. Kondisi Yeni masih menjadi perhatian utama, karena keterangan darinya berpotensi membuka titik terang motif dan identitas pelaku.
