Konten Media Partner

Pertamina Klaim Penyaluran Biosolar di Palembang Aman Meski Banyak Keluhan

24 November 2025 18:44 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Pertamina Klaim Penyaluran Biosolar di Palembang Aman Meski Banyak Keluhan
Dugaan kelangkaan BBM jenis Biosolar, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel jamin distribusi aman dan tercukupi walau dikeluhkan sopir truk hingga pengusaha logistik. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Suasana SPBU di Kota Palembang untuk pengisian BBM jenis Solar/ist.
zoom-in-whitePerbesar
Suasana SPBU di Kota Palembang untuk pengisian BBM jenis Solar/ist.
Dugaan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar yang banyak dikeluhkan masyarakat saat ini mendapat perhatian khusus, terlebih setelah Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.10.1/082/SE/DESDM/2025 yang memunculkan kritik masyarakat terutama oleh sopir angkutan truk hingga pengusaha logistik.
Sebelumnya, salah satu sopir truk, Togar, turut berkomentar mengenai Surat Edaran Gubernur Sumsel tersebut tentang Pengaturan Pengisian Bahan Bakar Minyak Jenis Tertentu (Solar) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Wilayah Kota Palembang.
Menurut Togar, kelangkaan Biosolar menjadi faktor utama antrean panjang di sejumlah SPBU Palembang.
"Kalau memang stok Biosolar mencukupi, seharusnya tidak susah untuk mendapatkannya," kata dia.
Sementara itu, Ketua APTRINDO Sumsel, Supriyadi, juga mengatakan, bahwa dirinya beserta dengan pihak anggota lain merasa keberatan dengan kebijakan dari Gubernur Sumsel yang membatasi waktu pengisian BBM Biosolar.
"Kita ada aturan Perwali di mana truk hanya boleh masuk kota pukul 21.00 WIB, sedangkan untuk antrean di SPBU untuk solar dimulai pukul 22.00 WIB. Antrean tersebut kadang-kadang sudah panjang, sehingga banyak juga sopir yang tidak kedapatan Biosolar. Belum lagi mereka harus bongkar kontainer," ujarnya.
Menyikapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, merespons pernyataan tersebut.
Ia mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar di Palembang memenuhi ketentuan yang berlaku.
"Saat ini stok dan suplai Biosolar juga berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Selain itu, dikatakan olehnya bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga mendukung Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan.
"Pengaturan ini untuk menjaga kelancaran distribusi BBM subsidi serta memastikan penyaluran tepat sasaran," ucap Rusminto.
Ia menegaskan, kebijakan ini tidak mengurangi pasok BBM Biosolar ke SPBU, hanya mengatur kelancaran penyaluran kepada konsumen agar lebih tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar, khususnya pada jam operasional.
"Kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok atau barang-barang esensial tetap dapat mengisi solar subsidi di seluruh SPBU Kota Palembang selama masih membawa muatan pada saat pengisian serta dilengkapi surat jalan resmi dari pemilik atau pengelola angkutan orang dan barang," katanya.
Kemudian, ia mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai peruntukannya serta mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku demi menjaga kenyamanan, keamanan, dan kelancaran pelayanan di seluruh SPBU Kota Palembang.
Trending Now