Konten Media Partner
Polda Sumsel Dalami Dugaan Kelalaian di Kasus Jembatan Muara Lawai Ambruk
1 Juli 2025 16:41 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Polda Sumsel Dalami Dugaan Kelalaian di Kasus Jembatan Muara Lawai Ambruk
Polda Sumsel tengah menyelidiki penyebab ambruknya Jembatan Muara Lawai di Lahat yang diduga ada unsur kelalaian. #publisherstory #urbanidUrban Id

Polda Sumsel tengah menyelidiki penyebab ambruknya Jembatan Muara Lawai di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, yang terjadi pada Minggu malam (29/6/2025). Kejadian ini menyebabkan dua orang terluka, serta mengakibatkan kerusakan yang berdampak pada akses lalu lintas masyarakat dan kerugian negara.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan runtuhnya jembatan tersebut.
"Kami terus menyelidiki penyebab kejadian ini. Mengingat ada korban luka dan kerugian negara, tidak menutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka," ujar Maesa, Selasa (1/7/2025).
Polda Sumsel telah berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait proyek jembatan dan jajaran kepolisian Polres Lahat untuk mengumpulkan data dan bukti. Penyelidikan bertujuan menentukan apakah kasus ini layak dinaikkan ke tahap penyidikan.
"Tim kami sudah berada di lokasi untuk mengumpulkan informasi dan bukti-bukti. Proses ini sangat penting untuk memastikan langkah hukum yang tepat," tambah Maesa.
Hingga kini, tim masih melakukan evakuasi kendaraan yang tertimpa reruntuhan jembatan. Sementara itu, arus lalu lintas, khususnya untuk truk pengangkut batu bara, telah dihentikan sementara waktu guna memperlancar proses evakuasi dan penyelidikan.
"Untuk truk batu bara, kami hentikan sementara. Namun kendaraan pribadi, termasuk angkutan sembako dan BBM, masih diperbolehkan melintas dengan sistem buka-tutup," jelasnya.
Akibat insiden ini, dua orang mengalami luka-luka. Salah satu korban mengalami luka berat, sedangkan korban lainnya mengalami luka ringan. Keduanya saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Ambruknya Jembatan Muara Lawai tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan pertanyaan terkait kualitas konstruksi dan pengawasan proyek. Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini demi memastikan tidak terjadi kejadian serupa di masa mendatang.
"Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk memastikan keadilan bagi masyarakat dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini," tutup Maesa.
