Konten Media Partner

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Hamil di Hotel Palembang

16 Oktober 2025 9:51 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Hamil di Hotel Palembang
Polisi tangkap pembunuh wanita hamil di Hotel Lendosis Palembang. Pelaku ditangkap setelah penyelidikan intensif dan penelusuran jejak digital korban. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Suasana depan hotel di kawasan Perintis Kemerdekaan, Palembang. Foto : Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana depan hotel di kawasan Perintis Kemerdekaan, Palembang. Foto : Istimewa
Setelah sempat menjadi misteri dan menghebohkan publik, kasus pembunuhan wanita hamil yang ditemukan tewas di kamar Hotel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Palembang, akhirnya menemui titik terang.
Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap terduga pelaku pada Rabu (15/10/2025) malam, setelah melakukan penyelidikan intensif selama beberapa hari.
Kabar penangkapan tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya.
β€œBenar, pelaku sudah berhasil diamankan. Hari ini akan digelar press release resmi untuk mengungkap kronologi dan motif lengkapnya,” ujar Nandang, Kamis (16/10/2025).
Sumber internal kepolisian menyebutkan, penangkapan pelaku berawal dari jejak digital komunikasi korban dan tersangka yang mengarah pada pertemuan terakhir mereka di hotel tersebut. Dari data itu, penyidik berhasil menelusuri keberadaan pelaku hingga akhirnya ditangkap tanpa perlawanan.
β€œPelaku sempat berpindah tempat dan mencoba menghapus jejaknya. Namun berkat koordinasi lintas satuan, kami berhasil menemukan titik persembunyian,” kata salah satu anggota tim penyidik.
Kini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sumsel. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut membantu atau mengetahui perencanaan pembunuhan ini.
β€œSemua kemungkinan masih kami dalami. Kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan sebelum bukti-bukti lengkap terverifikasi,” tambah Nandang.
Trending Now