Konten Media Partner
Sakit Hati saat Mau Pinjam Uang Jadi Motif Pria di OKI Tembak Temannya
6 Oktober 2025 19:57 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Sakit Hati saat Mau Pinjam Uang Jadi Motif Pria di OKI Tembak Temannya
Seorang petani di OKI tewas ditembak temannya sendiri akibat sakit hati saat hendak meminjam uang. Pelaku ditangkap polisi dan terancam hukuman seumur hidup. #publisherstory #urbanidUrban Id

Seorang petani bernama K (40) ditemukan tewas dengan luka tembak di dada di Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Senin (6/10/2025) pagi. Pelaku penembakan tak lain adalah RN (25), warga satu desa yang dikenal sebagai teman korban.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengungkapkan, aksi sadis itu dipicu oleh dendam karena pelaku sakit hati saat dipermalukan oleh korban ketika hendak meminjam uang.
βPelaku sakit hati karena korban menolak memberi utang dan mengejeknya di depan orang banyak, kejadian itu sekitar enam hari sebelum peristiwa penembakan,β jelas dia di press rilis, Senin (6/10/2025).
Didorong oleh emosi dan rasa malu, RN kemudian menyiapkan senjata api rakitan. Pada Senin pagi, pelaku mendatangi K di Jalan Poros Desa Sungai Jeruju. Tanpa banyak bicara, ia menembakkan satu peluru tepat ke dada, K tewas di tempat akibat luka tembak tersebut.
Tak butuh waktu lama, tim gabungan Satreskrim Polres OKI dan Unit Reskrim Polsek Cengal berhasil menangkap RN sekitar pukul 14.00 WIB di hari yang sama. Polisi juga menyita satu pucuk senjata api rakitan sebagai barang bukti.
βPelaku ditangkap tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres OKI untuk pemeriksaan lebih lanjut,β kata dia.
Atas perbuatannya, RN dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati. Polisi juga menambahkan jeratan Pasal 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal.
Eko mengingatkan warga agar tidak menyimpan dendam dan menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.
βKami tegaskan, setiap pelanggaran hukum akan ditindak tegas. Jangan pernah membawa atau menggunakan senjata api tanpa izin, karena risikonya sangat fatal,β tegasnya.
