Konten Media Partner

Satpam Komplek di Palembang Cabuli 2 Anak Tetangga yang Masih di Bawah Umur

25 Oktober 2025 21:54 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Satpam Komplek di Palembang Cabuli 2 Anak Tetangga yang Masih di Bawah Umur
Satpam komplek di Palembang ditangkap usai diduga mencabuli dua bocah tetangga berusia 5 dan 6 tahun di pos jaga. Polisi dalami kasus dan periksa saksi-saksi. #publisherstory #urbanid
Urban Id
Ilustrasi korban pelecehan. Foto: HTWE/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi korban pelecehan. Foto: HTWE/Shutterstock
Kepercayaan warga sebuah komplek perumahan di Kecamatan Sako, Palembang, Sumsel, hancur seketika setelah seorang penjaga keamanan atau satpam yang seharusnya melindungi lingkungan justru diduga menjadi pelaku tindak asusila terhadap dua bocah perempuan tetangga sendiri.
Pelaku berinisial JK (26) kini telah diamankan pihak kepolisian usai diduga mencabuli dua korban kakak beradik, masing-masing AR (6) dan DR (5). Kasus ini membuat warga sekitar terkejut, lantaran pelaku dikenal cukup ramah dan sudah lama bertugas menjaga keamanan di kawasan tersebut.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, di pos satpam komplek tempat JK biasa berjaga. Saat itu, kedua korban tengah bermain di sekitar lokasi kejadian. JK memanggil mereka dengan alasan seolah ingin memberi sesuatu.
β€œAnak saya dipanggil pelaku, lalu diberi uang tiga ribu rupiah. Setelah itu pelaku melakukan tindakan yang tidak pantas,” ungkap ayah korban, Jumat (24/10/2025).
Tak hanya meraba bagian sensitif korban, pelaku juga diduga menyuruh keduanya melakukan tindakan tidak senonoh. Aksi keji itu akhirnya terungkap setelah orang tua korban curiga melihat perubahan sikap anaknya dan menggali pengakuan dari mereka.
Orang tua korban yang tak terima langsung melapor ke Polsek Sako, hingga akhirnya JK diamankan dan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut.
β€œKami sudah menerima pelaku dan menyerahkannya ke unit PPA. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan, termasuk kemungkinan ada korban lainnya,” ujar Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah.
Dalam pemeriksaan awal, JK membantah seluruh tuduhan. Namun polisi tetap melakukan pendalaman dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
Trending Now