Konten Media Partner
Siswa SMK di Palembang Dituduh Guru Pakai Narkoba, Ortu Lapor Polisi
9 Oktober 2025 18:23 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Siswa SMK di Palembang Dituduh Guru Pakai Narkoba, Ortu Lapor Polisi
Seorang siswa SMK di Palembang dituduh gurunya menggunakan narkoba dan dipermalukan di sekolah. Orang tuanya pun tidak terima. #publisherstory #urbanidUrban Id

Seorang ibu di Palembang, Nita (35), menuntut keadilan setelah anaknya yang berinisial M, siswa SMK Negeri 7 Palembang, dituduh menggunakan narkoba oleh seorang oknum guru tanpa bukti yang jelas. Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian karena dianggap mencemarkan nama baik dan merusak psikologis sang anak.
Nita menceritakan bahwa dirinya mendapat telepon dari pihak sekolah pada Jumat, 26 September 2025 untuk datang karena anaknya terlibat masalah. Ia baru mengetahui setelah tiba di sekolah bahwa M dituduh menggunakan narkoba berdasarkan sebuah video yang beredar.
βSaya marah dan kecewa sekali. Tuduhan itu disampaikan tanpa bukti kuat. Anak saya difitnah,β ujarnya, Rabu, 8 Oktober 2025.
Merasa tidak mendapatkan keadilan, Nita akhirnya melapor ke Polrestabes Palembang atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.
βKesempatan meminta maaf sudah kami berikan berkali-kali, tapi tidak diindahkan. Jadi sekarang biarlah proses hukum yang berjalan,β tegasnya.
Pihak kepolisian, kata Nita, telah menerima laporannya dan mulai memproses kasus tersebut.
Tuduhan tersebut sempat membuat kondisi mental anaknya menurun. Namun berkat dukungan keluarga dan wali kelas di sekolah, M perlahan mulai bangkit dan kembali bersosialisasi.
βSaya hanya ingin dunia pendidikan jadi tempat yang aman dan mendidik, bukan tempat di mana anak-anak difitnah tanpa bukti,β kata dia.
Bahkan dirinya telah membawa anaknya menjalani tes urine untuk membuktikan tuduhan guru tersebut dan hasilnya negatif.
"Hasil itu sudah kami bawa ke sekolah. Tapi saya memilih menemui guru yang menuduh anak saya, karena masalah ini muncul dari oknum, bukan institusi sekolah secara keseluruhan,β jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 7 Palembang, Lukman mengaku permasalahan ini sudah diambil ahli Dinas Pendidikan Sumsel.
"Kita kan sudah dimediasi oleh dinas pendidikan, jadi konfirmasinya ke dinas (Dinas Pendidikan Sumsel) saja, " kata dia.
