Konten Media Partner
Tol Palembang Betung Ditargetkan Bisa Beroperasi pada Lebaran 2026
20 Oktober 2025 20:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Tol Palembang Betung Ditargetkan Bisa Beroperasi pada Lebaran 2026
Tol Palembang–Betung ditargetkan beroperasi saat Lebaran 2026. Gubernur Sumsel pastikan proyek strategis nasional ini dorong konektivitas dan ekonomi daerah. #publisherstory #urbanidUrban Id

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan proyek strategis nasional (PSN) Tol Trans Sumatra ruas Palembang–Betung akan menjadi penghubung vital bagi mobilitas lintas provinsi di Sumatera. Setelah melalui proses panjang pembebasan lahan, pembangunan jalan bebas hambatan itu kini kembali bergerak cepat dan ditargetkan siap dilalui masyarakat pada musim mudik Lebaran 2026.
“Proyek ini sempat terkendala masalah lahan, tapi saat ini semuanya hampir selesai. Kami optimistis pada Idul Fitri 2026 nanti, tol sudah bisa dimanfaatkan untuk arus mudik dan balik,” ujar Deru saat ditemui di Griya Agung Palembang, Senin (20/10/2025).
Ia menjelaskan, penyelesaian pembebasan lahan di kawasan kilometer 54 hingga 59 menjadi titik krusial dalam percepatan proyek tersebut. Setelah hambatan itu teratasi, kontraktor dapat melanjutkan pembangunan tanpa gangguan berarti.
Deru menyebut, keberadaan tol Palembang–Betung akan menjadi solusi jangka panjang terhadap kemacetan di jalur utama Palembang–Banyuasin yang selama ini menjadi salah satu titik padat arus logistik dan kendaraan pribadi. Selain meningkatkan kenyamanan perjalanan, konektivitas yang terbentuk diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Ketika ruas ini tersambung, arus barang dan jasa akan lebih efisien. Akses ke kawasan industri dan pelabuhan juga semakin terbuka,” jelasnya.
Lebih lanjut, Deru mengatakan tol Palembang–Betung akan terintegrasi langsung dengan ruas Musi Banyuasin–Jambi yang kini tengah dibangun. Keterhubungan ini akan menjadikan jalur lintas Sumatra semakin strategis sebagai poros ekonomi baru di barat Indonesia.
“Pembangunan tol ini bukan hanya infrastruktur fisik, tapi investasi jangka panjang bagi masyarakat. Semua ini terwujud karena kontribusi warga Sumsel yang taat membayar pajak,” kata Deru.
