Konten Media Partner
Viral Dokter RSUD Sekayu Dipaksa Lepas Masker oleh Keluarga Pasien
13 Agustus 2025 11:12 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Viral Dokter RSUD Sekayu Dipaksa Lepas Masker oleh Keluarga Pasien
Video berdurasi 41 detik yang memperlihatkan seorang dokter RSUD Sekayu, Muba mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari keluarga pasien viral di media sosial. #publisherstory #urbanidUrban Id

Rekaman tersebut diambil di ruang perawatan rumah sakit dan menampilkan dua pria, diduga keluarga pasien, yang mendesak dokter melepas masker dengan nada tinggi. Permintaan itu ditolak secara halus oleh sang dokter karena tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) rumah sakit.
Ketegangan memuncak ketika salah satu pria terlihat memegang bagian belakang leher dokter dan memaksa melepas masker. Keduanya juga mempertanyakan identitas dokter serta menuntut penjelasan terkait kondisi pasien yang mereka sebut sebagai ibu.
Dalam video, terdengar salah satu pria melontarkan keluhan soal pelayanan rumah sakit yang dinilai lambat. Ia menyebut telah menyewa ruang VVIP, namun merasa penanganan medis yang diberikan tidak memuaskan.
βIbu saya ini setiap hari disuruh tunggu dahak, dikit-dikit tunggu dahak, hasil rontgen dia bilang, hasil rontgen, kita sewa ruangan VVIP ini untuk pelayanan,β ucap pria tersebut sembari merekam sang dokter.
Meski sudah berusaha menjelaskan prosedur medis, dokter tersebut tetap mendapat nada bicara keras dari keluarga pasien yang menuntut pelayanan cepat.
Aksi itu menuai kecaman warganet. Banyak yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap tenaga kesehatan, sementara sebagian lainnya menyoroti dugaan kurang maksimalnya pelayanan rumah sakit.
Kasubag Humas RSUD Sekayu, Dwi, membenarkan peristiwa itu dan mengatakan dokter yang terekam adalah spesialis ginjal yang dikenal sabar menghadapi pasien.
βBenar itu dokter spesialis ginjal. Di video terlihat beliau dimarahi keluarga pasien dan tetap sabar,β ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Dwi menambahkan, pihak rumah sakit akan menggelar rapat untuk membahas kronologi dan motif kejadian tersebut.
βMasalah itu baru akan kami bahas hari ini. Jadi harap tunggu info lebih lanjut,β jelasnya.
