Konten Media Partner
Warga Palembang Antusias Padati Pasar Murah Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel
18 September 2025 19:02 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Warga Palembang Antusias Padati Pasar Murah Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel
Pemprov Sumsel bersama Bank Sumsel Babel menggelar pasar murah untuk menekan inflasi. #publisherstory #urbanidUrban Id

Suasana Terminal Sako Perumnas, dipenuhi antrean warga yang tersenyum lega. Pemprov Sumsel bersama Bank Sumsel Babel kembali menghadirkan operasi pasar murah, Kamis, 18 September 2025.
Operasi pasar murah ini langkah nyata untuk menahan laju inflasi sekaligus meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Pasar murah kali ini menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau dibanding pasar umum. Beras SPHP dijual Rp 57 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Rp 12 ribu per liter, gula pasir Rp 13.500 per kilogram, telur ayam Rp 22 ribu per kilogram, hingga cabai merah keriting yang mendapat potongan Rp 10 ribu per kilogram.
Seorang ibu rumah tangga, Siti (43 tahun), mengaku terbantu dengan adanya subsidi ini. βBiasanya beli cabai bisa sampai Rp50 ribu per kilo, sekarang lebih murah. Lumayan sekali buat masak harian, apalagi anak-anak doyan pedas,β katanya.
Dukungan subsidi minyak goreng dan cabai merah keriting diberikan Bank Sumsel Babel melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR).
PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, menegaskan kehadiran BSB bukan hanya soal perbankan, tetapi juga soal kepedulian nyata.
βKami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat kehadiran Bank Sumsel Babel. Dengan harga sembako lebih terjangkau, daya beli bisa terjaga, dan beban rumah tangga berkurang,β ujarnya.
Tak berhenti di Palembang, operasi pasar murah akan berlanjut di beberapa lokasi lain, yakni halaman Kantor UPTD Terminal Sungai Danau Penyeberangan dan Laut (23 September 2025), serta Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel (24 September 2025).
Dengan semangat kebersamaan, Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel optimistis program ini dapat menjadi jawaban atas keresahan harga sembako, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Selatan.
