Konten Media Partner
Warga Prabumulih 26 Hari Jalan Kaki untuk Temui Dedi Mulyadi
25 Juni 2025 11:54 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Warga Prabumulih 26 Hari Jalan Kaki untuk Temui Dedi Mulyadi
Randi, pedagang kerupuk asal Prabumulih, Sumsel, berjalan 26 hari untuk bertemu dengan KDM di Lembur Pakuan, Jabar. #publisherstory #urbanidUrban Id

Namanya Randi, pedagang kerupuk asal Kota Prabumulih, Sumsel, yang berjalan kaki selama 26 hari dari kota asalnya menuju kediaman Gubernur Jawa Barat (Jabar), Kang Dedi Mulyadi (KDM).
Randi datang langsung ke Lembur Pakuan, Jabar, hanya untuk berfoto bersama KDM.
Selang 3 hari menginap di hotel, ia akhirnya bertemu dengan sang Gubernur Jabar tersebut di kediamannya yang terlihat berlatar putih mewah.
"Kemarin saya inapkan 3 hari di hotel ya. Setelah 3 hari baru bisa bertemu saya," kata KDM memperjelas.
Lalu, KDM sempat bertanya kepada Randi, bagaimana perjalanannya dari Kota Prabumulih menuju Lembur Pakuan, Jabar. Randi mengaku bahwa selama perjalanan ia telah 4 kali mengganti sandal karena putus.
"Sudah 4 kali ganti sendal, putus di jalan pak," jawab Randi.
Namun saat ditanya mengenai tujuannya, ia hanya ingin bertemu dan berfoto bersama KDM saja. Randi juga merasa tidak tersiksa dan tidak lelah saat berjalan untuk menemui KDM.
"Ngapain jauh-jauh ke sini hanya untuk berfoto? Itu nyiksa diri," tanya KDM.
"Enggak kok pak, saya gak merasa tersiksa. Saya memang ingin ketemu bapak KDM," jawab Randi.
Kemudian, Randi menganggap bahwa bertemu dengan KDM merupakan keberuntungan untuknya. Ia bilang bahwa seluruh masyarakat Kota Prabumulih, rata-rata mengetahui KDM.
"Rata-rata di Kota Prabumulih pasti tahu bapak KDM," ucap Randi.
Terlihat dalam video, Randi memiliki kondisi fisik yang kurang baik. Ia mengatakan, dari lahir bentuk kakinya tidak begitu sempurna dan matanya juga rabun.
Randi memiliki seorang anak usia 13 tahun bernama Ria. Ria sekarang sudah bersekolah dan duduk di kelas 3 SMP.
Saat ditanyai mengenai anak, Randi bilang, ia merasa rindu dengan anaknya dan beberapa kali berkomunikasi dengan Ria melalui chat WhatsApp atau telepon.
"Berdosa loh meninggalkan anak, kamu gak rindu sama anakmu?," tanya KDM.
"Rindu pak, makanya sering telepon atau chat di WhatsApp," jawab Randi.
Saat ingin pulang, KDM telah mencoba menawarkan bantuan berupa tiket pesawat pulang, namun Randi menolak sebab ia takut naik pesawat.
"Saya takut naik pesawat. Nanti kalau saya meninggal, jasadnya tidak bisa dilihat anak saya," jelasnya.
Ia pun menawarkan untuk membelikannya tiket bus saja dan disetujui oleh KDM. Randi pun pulang dengan bantuan berupa uang saku dari Gubernur Jabar tersebut.
