Konten dari Pengguna
5 Tipe Orang Saat Belanja: Kamu yang Mana?
27 Juni 2025 17:01 WIB
·
waktu baca 4 menit
Kiriman Pengguna
5 Tipe Orang Saat Belanja: Kamu yang Mana?
Artikel ini mengulas lima tipe kebiasaan orang saat berbelanja dengan cara yang ringan, lucu, dan relate dengan kehidupan sehari-hari.Masni
Tulisan dari Masni tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belanja adalah aktivitas yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Entah itu belanja kebutuhan pokok, belanja online tengah malam, atau sekadar jalan-jalan ke mall, semua orang pasti punya caranya sendiri dalam mengeluarkan uang. Tapi sadar gak sih, cara kita belanja bisa mengungkap kepribadian dan kebiasaan unik kita? Dari yang hemat sampai yang kalap diskon, masing-masing punya gaya tersendiri. Yuk, kenali 5 tipe orang saat belanja, siapa tahu kamu termasuk salah satunya! 🛍️ 1. Si Perencana Matang Orang tipe ini gak pernah belanja asal-asalan. Sebelum ke supermarket atau buka e-commerce, mereka sudah punya daftar belanja yang rapi. Semua dihitung, dicatat, dan dikontrol agar tidak keluar dari anggaran. Biasanya, mereka juga rajin bandingkan harga antar toko, nunggu promo besar, dan lebih suka belanja saat sudah benar-benar butuh. > Contoh: “Minyak goreng udah mau habis, tapi diskonnya belum turun. Tunggu dulu, minggu depan biasanya ada promo!”
> Ciri khas: Bawa catatan, rajin cek harga, hemat level dewa. 🛍️ 2. Si Tukang Lirik Diskon Tipe ini sangat peka terhadap kata-kata seperti “SALE”, “Diskon Besar”, atau “Beli 1 Gratis 1”. Bahkan ketika tidak ada niat belanja, mereka bisa tiba-tiba checkout hanya karena harganya “sayang kalau dilewatkan”. Seringkali mereka membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, hanya karena merasa rugi kalau tidak ikut promo. > Contoh: “Gak butuh sepatu sih, tapi diskon 70%! Kapan lagi coba?” Tipe ini harus hati-hati, karena bisa jadi korban diskon palsu. Barang murah belum tentu dibutuhkan, apalagi kalau akhirnya cuma numpuk di lemari. > Ciri khas: Rajin scroll e-commerce pas Harbolnas, suka bilang “lumayan, murah ini!” 🛍️ 3. Si Tukang Window Shopping Niat awalnya cuma “lihat-lihat aja”. Tapi begitu scroll-scroll marketplace atau jalan-jalan ke toko, tiba-tiba nemu barang lucu yang sepertinya perlu, padahal enggak. Akhirnya? Keranjang belanja penuh, dan transaksi terjadi. Tipe ini susah menahan godaan. Bahkan yang tadinya gak direncanakan bisa masuk keranjang belanja. Yang penting happy, katanya. > Ciri khas: Sering bilang “gak sengaja beli”, padahal tiap minggu paket datang. 🛍️ 4. Si Gampang Tergoda review Tipe ini gak bisa lihat ulasan bintang lima. Begitu banyak yang bilang bagus, langsung masuk keranjang. Kalau liat influencer atau TikTok bilang “must have item”, langsung FOMO! Bisa jadi mereka tidak terlalu butuh barang tersebut, tapi karena “semua orang beli”, mereka gak mau ketinggalan. > Contoh: “Eh sabun ini katanya bikin kulit glowing dalam seminggu. Lihat review-nya bagus-bagus, langsung checkout!”
Tipe ini cocok jadi pemburu barang viral, tapi juga harus hati-hati biar gak nyesel karena ikut-ikutan. > Ciri khas: Rajin baca review, ikut tren, dan selalu update produk terbaru. 🛍️ 5. Si Belanja Buat Self-Rewards
Capek kerja, stres, atau baru gajian? Saatnya self-reward! Belanja jadi pelampiasan sekaligus hiburan. Tipe ini meyakini bahwa setelah kerja keras, harus ada hadiah buat diri sendiri. Belanja jadi cara mereka menghibur diri, melepas stres, atau merayakan sesuatu. Dan biasanya penuh pembenaran, seperti “kan buat semangat kerja lagi.” > Contoh: “Baru gajian, bolehlah beli skincare baru. Kan buat motivasi kerja lagi.”
Tapi Sayangnya, kadang batas antara self-reward dan impulsif jadi kabur. Kalau gak dikontrol, bisa bikin kantong menjerit. > Ciri khas: Sering bilang, “aku pantas kok dapet ini” padahal dompet udah menipis. 🎯 Jadi Kamu yang Mana? Gak ada yang salah dari tiap tipe di atas. Setiap orang punya gaya belanja yang berbeda sesuai kepribadian dan situasinya. Tapi yang paling penting, tetap belanja dengan kesadaran dan kendali, supaya gak menyesal di akhir bulan. Kalau kamu merasa punya lebih dari satu tipe, tenang aja. Banyak orang juga gitu — kadang hemat, kadang kalap, kadang belanja karena stres. Apapun tipe belanjamu, yang penting tetap sadar diri. Belanja boleh, asal gak bikin menyesal. Jangan sampai belanja jadi pelarian, bukan solusi.

