Konten dari Pengguna

Matematika dan Terapannya di Kehidupan Sehari-hari

Mohammad Valeriant Qumara Tanda
Mahasiswa S-1 Matematika Universitas Airlangga
16 Mei 2023 9:23 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Matematika dan Terapannya di Kehidupan Sehari-hari
Ilmu matematika tidak hanya sekedar menghitung rumus, namun ia memegang peran penting dalam kehidupan sehari-hari
Mohammad Valeriant Qumara Tanda
Tulisan dari Mohammad Valeriant Qumara Tanda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Matematika. Foto: Rawpixel.com/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Matematika. Foto: Rawpixel.com/Shutterstock
Matematika, ilmu yang mungkin tidak disukai oleh banyak kalangan dikarenakan sulit untuk dipahami, menganggap bahwa belajar matematika hanya mempelajari tentang angka dan rumus, serta menghafalkan banyak rumus semisal rumus persamaan kuadrat, persamaan trigonometri, dan masih banyak lagi.
Namun, di balik itu semua, matematika merupakan ilmu fundamental bagi kehidupan. Dan nyatanya, tanpa kita sadari, kita menggunakan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari. Berbelanja, memasak, bahkan sekadar memilih sebuah pilihan merupakan penerapan langsung dari matematika.
Pada dasarnya, matematika adalah ilmu tentang bagaimana seseorang bisa memecahkan suatu masalah dengan berpikir kritis dan logis, tetapi karena waktu masih duduk di bangku sekolah, anak-anak diajarkan bahwa matematika hanya sekadar menghitung dan tidak mendorong untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah, maka anak-anak akan menganggap bahwa matematika ilmu yang membosankan.
Namun, tentu pandangan ini bisa berubah ketika sejak dini, anak-anak dididik dengan metode pembelajaran yang asyik selama di sekolah dan diharapkan dapat memahami arti sebenarnya dari matematika serta penerapannya dalam kesehariannya.
Penerapan Matematika dalam Berbelanja (Sumber: Dokumen Pribadi)
Penerapan ilmu matematika dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting, bahkan, dikatakan bahwa matematika adalah bahasa universal. Dikatakan demikian karena bahasa matematika bisa diterima oleh semua kalangan karena bersifat pasti.
Contoh, kita tahu bahwa 1+1=2, dan semua orang di dunia bisa menerima itu karena merupakan suatu kebenaran yang pasti. Atau nilai berapa pun jika dikalikan dengan nol maka hasilnya nol yang juga merupakan suatu kebenaran.
Di sisi lain, penerapan matematika dalam kehidupan tidak selalu berhubungan dengan menghitung suatu rumus, melainkan pemikiran kritis dan logis dalam menyelesaikan masalah juga merupakan luaran dari matematika.
Dalam proses memecahkan masalah ini, seseorang yang memiliki literasi matematika akan menyadari atau memahami konsep matematika mana yang relevan dengan masalah yang dihadapinya.
Ilustrasi Matematika. Foto: kaprik/Shutterstock
Dari kesadaran ini kemudian berkembang pada bagaimana merumuskan masalah tersebut ke dalam bentuk matematisnya untuk kemudian di selesaikan.
Sebagai contoh, kita tahu bahwa kertas merupakan alat yang selalu digunakan sebagai media tulisan, dan kita tahu bahwa kertas berbahan dasar bubur kayu yang bersumber dari pohon. Seiring berjalannya waktu, pohon tersebut akan habis ditebang untuk pembuatan kertas dan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia.
Maka, solusi dari masalah ini adalah dengan menggunakan bahan alternatif yang mudah didapat, semisal bambu, atau menciptakan suatu teknologi yang dapat digunakan terus menerus tanpa batas. Kedua solusi di atas inilah yang merupakan hasil dari pemikiran kritis dan logis dengan sistem matematis.
Kita memikirkan efek jangka pendek dan jangka panjangnya dari suatu permasalahan, kemudian mencari jalan keluar dengan menggabungkan pengetahuan yang ada, atau mungkin menemukan suatu pengetahuan baru untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Inilah luaran sebenarnya dari matematika, seseorang mampu memecahkan setiap masalah yang datang dengan pikiran kritis, logis, dan rasional.
Ilustrasi Pemikiran Kritis dalam Menyelesaikan Masalah (Sumber: Freepik.com)
Pada akhirnya semua akan kembali kepada pribadi masing-masing, karena hanya diri sendiri yang benar-benar memahami kemampuan dirinya sendiri.
Meskipun begitu, diharapkan agar ilmu matematika tetap diterapkan dalam bidang ilmu apa pun, karena matematika tidak akan bisa lepas dari kehidupan kita.
Pengambilan kesimpulan yang tepat, pengambilan solusi untuk suatu masalah, dan penerapan matematika di kehidupan nyata, semua ini semestinya diterapkan di kehidupan.
Semua ini bisa dicapai bila sejak dini, anak-anak diberikan arti matematika yang sebenarnya oleh para guru agar dapat menanamkan sudut pandang bahwa matematika lebih dari sekadar menghitung.
Matematika bukan haya merupakan ilmu menghitung, namun matematika merupakan sebuah karangan indah yang ditulis dengan terstruktur dan menghasilkan suatu mahakarya untuk membantu manusia menemukan hal-hal menakjubkan, serta menjawab bagaimana menemukan suatu masalah dengan cara yang logis dan rasional.
Trending Now