Obama puji CIA setelah pemboman

Barack Obama
Keterangan gambar, Presiden Obama menyebut para korban sebagai patriot bangsa

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengirim surat dukungan kepada Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) setelah tujuh staf lembaga ini terbunuh dalam serangan bom di Afghanistan.

Presiden Obama mengatakan, "Para korban adalah para patriot bangsa yang mengorbankan diri demi rakyat dan bangsa Amerika."

Ia menambahkan para korban bersedia mengambil resiko untuk melindungi kepentingan negara dan menambahkan sering kali pengorbanan ini tidak disadari oleh rakyat, sahabat, dan bahkan oleh anggota keluarga.

Direktur CIA Leon Panetta mengatakan enam staf lain terluka dalam serangan ini.

"Mereka yang gugur bertugas jauh dari keluarga dan berada di dekat jantung operasi musuh. Mereka bekerja keras melindungi negara dari serangan teroris," kata Panetta.

"Kita berhutang kepada mereka. Kami berjanji kepada keluarga mereka bahwa kami tidak akan berhenti melanjutkan tugas mereka mewujudkan Amerika yang lebih aman."

Koran the Washington Post melaporkan 90 pegawai CIA tewas ketika bertugas dan mereka telah mendapatkan penghargaan sejak lembaga ini dibentuk pada tahun 1947.

Serangan di provinsi Khost ini adalah salah satu serangan terburuk dalam sejarah CIA.

Pusat operasi Taliban

Markas Operasi Chapman
Keterangan gambar, Pelaku serangan bom meledakkan diri di ruang pusat kebugaran

Para pengamat mengatakan insiden serangan di Afghanistan ini menimbulkan pertanyaan mengenai kemampun militer AS melindungi tentara mereka sendiri di negara tersebut.

Beberapa pejabat CIA kepada kantor berita Associated Press mengatakan kepala CIA bertugas di markas ini dengan misi mengumpulkan informasi intelejen di Khost, kawasan yang menjadi salah satu pusat kegiatan Taliban.

Tempat ini dipilih karena dekat dengan kawasan kesukuan Pakistan.

Seorang pejabat yang tidak bersedia diungkap identitasnya mengatakan pelaku serangan sedianya akan dipakai sebagai pemasok informasi.

Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid kepada BBC mengatakan salah satu anggotanya melakukan serangan ini. Pelaku membawa rompi bahan peledak dan meledakkan diri di ruang pusat kebugaran.

CIA mengatakan identitas korban dan tugas yang mereka lakukan di Afghanistan tidak akan diumumkan kepada masyarakat.

Bendera di markas besar CIA di Langley, Virginia terlihat dikibarkan setengah tiang sebagai penghormatan kepada para korban.

Markas operasi Chapman adalah bekas pangkalan militer Uni Soviet. Selain dipakai CIA, kompleks ini juga dipakai sebagai kantor oleh tim rekonstruksi tingkat provinsi.

Landasan udara di markas ini dilaporkan dipakai untuk melancarkan serangan terhadap posisi-posisi kelompok militan di negara tetangga, Pakistan.