Cina tolak sanksi atas Iran

Duta besar Cina untuk PBB, Zhang Yesui, mengatakan sekarang bukan waktu yang tepat untuk mempertimbangkan penambahan sanksi terhadap Iran.
Dewan Keamanan PBB, termasuk Cina, sebelumnya menyerukan agar Iran berhenti memperkaya uranium dan mengeluarkan tiga sanksi.
Para pemimpin Iran menekankan program atom mereka hanya dimaksudkan untuk menghasilkan energi.
Tetapi Amerika dan sekutu-sekutunya khawatir Iran sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir.
Cina selama bulan Januari memegang jabatan presiden Dewan Keamanan PBB dan merupakan satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto.
Masalah waktu
Zhang mengatakan kepada wartawan di gedung PBB bahwa "waktu dan kesabaran yang lebih besar" dibutuhkan untuk menemukan penyelesaian diplomatik mengenai kebuntuan ini.
Pernyataan duta besar Cina itu dikeluarkan beberapa hari setelah Iran tidak menghiraukan batas waktu akhir tahun yang diterapkan oleh Amerika agar memberi tanggapan positif terhadap tawaran pembicaraan mengenai program pengayaan uraniumnya.
Rencana mengenai bagaimana menanggapi tindakan Iran itu tampaknya masih belum jelas, kata wartawan BBC Tom Lane yang meliput di gedung PBB di New York.
Para diplomat PBB mengatakan tokoh-tokoh senior dari Eropa, Amerika, Rusia dan Cina akan bertemu bulan ini untuk bertukar pikiran, tambah wartawan kami.
Sejumlah pejabat Amerika sebelumnya menyerukan agar sanksi yang "melumpuhkan" diberlakukan bila upaya diplomatik gagal.
Akan tetapi sejumlah laporan baru-baru ini mengindikasikan para tokoh itu sedang mempertimbankan menjatuhkan "sanksi yang terarah" yang berfokus pada orang-orang dan berbagai perusahaan yang terlibat dalam program nuklir Iran.
Para pengamat memperkirakan Iran akan membutuhkan waktu 18 bulan sampai tiga tahun untuk membuat bom nuklir.
Dengan adanya perbedaan pendapat ini para diplomat memperkirakan kesepakatan di PBB mengenai tanggapan atas Iran baru akan dapat dicapai beberapa minggu dan bahkan beberapa bulan lagi.
Namun Amerika dan sekutu-sekutunya dapat memberlakukan berbagai sanksi mereka sendiri atas Iran dengan lebih cepat.





























