Umar nyatakan 'tak bersalah'

Pernyataan "tidak bersalah" disampaikan di pengadilan atas nama pria Nigeria yang dituduh berusaha meledakkan sebuah bom di pesawat dengan tujuan Detroit pada Hari Natal.
Hakim Detroit mengambil langkah itu setelah Umar Farouk Abdulmutallab tidak mengajukan pembelaan ketika tampil pertama kali.
Abdulmutallab, 23 tahun, dikenakan dakwaan upaya pembunuhan 290 orang dan lima dakwaan lainnya.
Insiden itu menyebabkan pemberlakuan langkah-langkah keamanan baru.
Abdulmutallab yang kakinya diborgol berjalan pelan ke ruang pengadilan.
Dia membenarkan nama dan cara mengejanya serta usianya dengan suara rendah sehingga hakim memintanya berbicara keras.
Ditanya apakah dia memiliki waktu untuk membaca dakwaan dia menjawab "ya". Dia juga membenarkan bahwa dia mengerti dakwaan-dakwaan itu.
Ditanya apakah dia mengonsumsi obat dalam 24 jam terakhir dia mengatakan meminum obat penghilang sakit.
Abdulmutallab dirawat karena luka bakar sesudah penangkapannya di bandara Detroit setelah dia dituduh berusaha memicu bahan peledak yang berada di celana dalamnya di pesawat Northwest nomor penerbangan 253 dari Amsterdam menuju Detroit.
Pesawat mendarat dengan selamat setelah para penumpang dan awak pesawat berhasil menguasai dia.
Dia diancam hukuman seumur hidup jika dinyatakan bersalah.
Upaya penyerangan itu menyebabkan kritik yang meluas terhadap dinas intelijen Amerika Serikat karena gagal mencegah rencana itu.
Hari Kamis, Presiden Barack Obama mengumumkan panduan daftar baru teroris dan perbaikan keamanan lainnya.





























