Anwar Ibrahim diadili hari ini

anwar ibrahim
Keterangan gambar, Ini untuk kali kedua Anwar Ibrahim menghadapi dakwaan sodomi

Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim hari ini dijadwalkan akan diadili dengan dakwaan melakukan sodomi.

Anwar mengecam dakwaan tersebut yang berawal dari laporan Saiful Bukhari Azlan, pemuda berusia 24 tahun yang pernah bekerja sebagai relawan kampanye Anwar.

Ia menyebut kasus ini sebagai konspirasi untuk mengakhiri karir politiknya.

"Saya sangat kecewa dengan keputusan pemerintah untuk tetap melanjutkan kasus ini karena bukti-bukti yang ada sangat lemah," kata Anwar pekan lalu seperti dikutip kantor berita AFP.

Pengadilan terhadap Anwar awalnya digelar Juli tahun lalu, namun mengalami penundaan beberapa kali karena tim pengacara Anwar mengajukan permintaan agar diberi akses terhadap bukti-bukti yang dimiliki jaksa.

Pengacara Anwar, Sankara Nair kepada kantor berita AFP mengatakan pihaknya akan mengajukan penundaan dalam sidang hari Selasa ini meski dia memperkirakan jaksa akan menolak permintaan tersebut.

Dakwaan kedua

Bukan sekali ini Anwar menghadapi dakwaan sodomi. Tuduhan pertama muncul pada tahun 1998 ketika dia berada di jajaran elit kekuasaan Malaysia.

Anwar diganjar hukuman sembilan tahun penjara. Namun dia kemudian dinyatakan tidak bersalah oleh Mahkamah Agung setelah menjalani hukuman selama enam tahun.

Selama mendekam di penjara, Wan Azizah wan Ismail, istri Anwar mendirikan Partai Keadilan.

Partai ini menjadi kendaraan politik Anwar dalam meraih kursi parlemen melalui pemilihan umum 2008.

Yang membedakan kasus ini dengan kasus satu dekade lalu adalah situasi politik dalam negeri.

Dominasi Barisan Nasional di bawah komando UMNO tidak sekokoh semasa Mahathir Mohamad berkuasa.

Dalam tuduhan kali ini Anwar akan lebih kuat menampik tuduhan sodomi di bawah pemerintahan Najib Razak.

Apalagi Anwar juga berhasil menggalang aliansi oposisi di parlemen.

Di Malaysia sodomi atau liwat sangat tercela dan diancam dengan hukuman maksimum 20 tahun penjara.

Namun banyak yang berpendapat, terbukti atau tidak, sebagai anggota parlemen Anwar kali ini akan mendapat panggung untuk menjadi perhatian internasional ketika duduk di kursi terdakwa.