Iran 'gencarkan kegiatan nuklir'

Ahmadinejad perintahkan percepatan pengayaan uranium
Keterangan gambar, Ahmadinejad perintahkan percepatan pengayaan uranium.

Iran mengumumkan rencana untuk mempercepat program nuklirnya, yang dikhawatirkan oleh negara-negara Barat akan digunakan untuk membuat bom.

Kepala pengembangan nuklir negara itu mengatakan Iran akan memulai pengayaan uranium menjadi 20% mulai hari Selasa, dan bahwa 10 komplek baru pengayaan uranium akan dibangun tahun depan.

Ali Akbar Salehi mengatakan proses pengayaan akan berlangsung di Natanz, kompleks pengayaan uranium terbesar di Iran.

Langkah ini memperbesar kekhawatiran bahwa Iran bergerak lebih dekat ke uranium yang bisa digunakan untuk membuat senjata.

Berita ini muncul di tengah ketegangan yang makin meningkat di Barat yang selama ini mengkritik Iran karena menunda kesepakatan sehubungan dengan program pengayaannya.

Perkembangan terbaru ini terjadi beberapa sebelum Iran merayakan ulang tahun ke-31 revolusi Islam. Diperkirakan perayaan ini akan diramaikan oleh unjuk rasa pro- dan antipemerintah.

Hampir dari hari ke hari Iran mempercepat konfrontasi nuklirnya dengan Barat, kara wartawan BBC di Teheran, Jon Leyne.

Tetapi kalau tujuannya untuk mengoperasikan ke-10 komplek baru itu dalam waktu setahun, hampir bisa dikatakan terlalu ambisius karena untuk menggerakkan Natanz saja diperlukan waktu bertahun-tahun. Sampai sekarang, komplek nuklir pertama di Iran itu masih bermasalah.

Pengumuman mendadak ini menunjukkan kekacauan yang dihadapi oleh pemerintah Presiden Ahmadinejad menjelang ulang tahun revolusi, kata wartawan kami.

Para saksi mata mengatakan situasi di ibu kota Iran, Teheran, semakin tegang. Sejumlah pos pemeriksaan didirikan di kota itu.

'Sangat mengecewakan'

Dalam penjelasan hari Minggu malam, Salehi mengatakan dia akan memberitahukan badan nuklir PBB, IAEA, tentang rencana pengayaan uranium melalui surat resmi hari Senin.

Namun demikian, dia menambahkan bahwa produksi akan dihentikan jika Iran menerima dari luar negeri bahan bakar yang diperkaya ke tingkat 20%.

Reaktor nuklir Iran
Keterangan gambar, Reaktor nuklir Iran di Natanz

Sebelumnya negara itu kelihatan bersedia menukarkan uranium tingkat rendah yang mereka miliki dengan bahan bakar berkadar lebih tinggi dari luar negeri tetapi menghendaki perubahan rencana yang disusun PBB.

"Iran akan menghentikan proses pengayaan untuk reaktor riset Teheran begitu menerima bahan bakar yang diperlukan untuk itu," kata Salehi.

Tidak ada jadual yang diberikan untuk pengoperasian kesepuluh komplek baru itu, tetapi tahun baru Iran jatuh pada tanggal 21 Maret.

Iran pada saat ini memperkaya uranium ke tingkat 3,5%. Jenis uranium yang diperlukan untuk membuat bom harus diperkaya sampai paling tidak pada tinkat 90%.

Berita mengenai langkah pengayaan yang diperintahkan oleh Presiden Ahmadinejad hari Minggu itu, membuat para diplomat di London dan Washington prihatin.

Seorang juru bicara departemen luar negeri Inggris mengatakan, laporan itu "jelas sangat mengkhawatirkan"; sedangkan menteri pertahanan Amerika Serikat, Robert Gates, meminta agar "tekanan internasional" terhadap Iran diperkeras.

"Masyarakat internasional sudah menawarkan banyak kesempatan kepada pemerintah Iran untuk memberikan jaminan tentang niat mereka," katanya dalam lawatan ke Roma.

"Hasil yang akan sangat mengecewakan."

Ia menambahkan bahwa dia yakin "masih ada waktu untuk melihat sanksi dan tekanan membuahkan hasil" kalau masyarakat internasional bersatu dalam masalah ini.