Seruan 'jihad' Gaddafi terhadap Swiss

Muammar Gaddafi bertikai dengan Swiss
Keterangan gambar, Swiss tidak menangapi seruan jihad pemimpin Libia, Muammar Gaddafi

Pemimpin Libia, Muammar Gaddafi, menyerukan jihad terhadap Swiss di tengan pertikaian diplomatik yang semakin memanas antara kedua negara.

Dia mengkritik pemungutan suara di Swiss belum lama ini yang menentang pembangunan menara masjid dan mengatakan warga Muslim harus memboikot negara itu.

Ketegangan kedua negara itu berlangsung sejak 2008 sewaktu putra Gaddafi ditahan di Jenewa dengan tuduhan menyerang dua pelayan.

Seorang jurubicara kementerian luar negeri menolak berkomentar terhadap seruan jihad itu.

Pemimpin Libya tersebut mengeluarkan ucapan itu ketika berbicara dalam satu pertemuan untuk memperingati maulud Nabi Muhammad.

"Mari kita lancarkan jihad terhadap Swiss, zionisme dan agresi asing," katanya.

"Setiap warga Muslim di mana pun di dunia ini yang bekerja dengan Swiss adalah murtad, melawan Muhammad, Allah dan al-Quran."

Dalam referendum bulan November lalu, 57,5% pemilih Swiss menyetujui larangan konstitusional terhadap pembangunan menara. Banding terhadap larangan itu sudah diajukan ke Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa.

Dakwaan digugurkan

Sebelumnya bulan ini, Libya berhenti mengeluarkan visa bagi warga negara dari banyak negara Eropa sehingga memicu celaan dari Komisi Eropa.

Langkah Libia itu diambil setelah Swiss dikatakan mendaftarhitamkan 188 orang penting Libya dan tidak memberikan izin masuk kepada mereka. Larangan Swiss itu dikatakan berlaku juga terhadap Gaddafi dan keluarganya.

Hannibal Gaddafi ditahan karena menyerang dua pelayan hotel
Keterangan gambar, Hannibal Gaddafi ditahan karena menyerang dua pelayan hotel

Pertikaian itu bermula setelah penahanan putra Gaddafi, Hannibal serta isterinya Aline Skaf, ditahan di Jenewa pada bulan Juli 2008.

Mereka dituduh menyerang dua pelayan ketika menginap di satu hotel mewah di kota itu meskipun dakwaan tersebut kemudian digugurkan.

Libia membalas dengan membatalkan pasok minyak, menarik dana miliaran dolar dari bank-bank Swiss, tidak menerbitkan visa untuk warga Swiss, dan memanggil pulang sebagian diplomatnya.

Pada bulan yang sama sewaktu keluarga Gaddafi ditahan, pihak berwenang Libia menahan dia pengusaha Swiss. Para pemerhati mengatakan tindakan ini merupakan pembalasan.

Salah seorang akhirnya dibolehkan keluar dari negara itu beberapa hari lalu tetapi pengusaha kedua dipindahkan ke penjara. Dikatakan, dia akan dijatuhi hukuman empat bulan karena pelanggaran keimigrasian.