Uni Eropa diimbau bantu krisis Yunani

Presiden Komisi Eropa Juan Manuel Barroso mengimbau agar negara-negara Uni Eropa membantu Yunani keluar dari krisis utangnya.
Barroso mengatakan situasi ini adalah ujian bagi komitmen para pemimpin Eropa dalam menciptakan stabilitas keuangan di Eropa.
Saat ini, para pemimpin negara-negara Uni Eropa baru memulai pertemuan tingkat tinggi di Brussels, Belgia.
Masalah anggaran dan utang Yunani bukan agenda utama pertemuan ini. Namun, krisis ekonomi negeri itu memang mengganggu pikiran para pemimpin Uni Eropa.
Namun, nampaknya usulan Barroso itu ditentang Jerman, kekuatan ekonomi utama Uni Eropa.
Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan sebaiknya Dana Moneter Internasional (IMF) yang memegang kendali penyelesaian masalah ekonomi Yunani.
Alasan Merkel adalah rakyat Jerman yang merupakan pembayar pajak tidak setuju dengan skema dana talangan untuk negara-negara yang terlirit utang seperti Yunani.
Barroso yang juga adalah mantan Perdana Menteri Portugal yang utangnya baru saya dikurangi Rabu lalu, kini tengah berusaha menghentikan kekhawatiran menyebarnya krisis ekonomi Yunani.
Demi mengantisipasi berlanjutnya krisis ekonomi, Spanyol dan Prancis menggelar pertemuan mendadak para pemimpin Uni Eropa sebelum atau pada saat KTT Uni Eropa digelar.
Namun Perdana Menteri Belanda menilai pertemuan seperti itu sangat berisiko. Sementara itu seorang pejabat senior Jerman mendesak agar setiap kesepakatan harus mencantumkan berbagai persyaratan ketat untuk menghindari krisis ekonomi seperti yang dihadapi Yunani terulang di masa depan.





























