Tumpahan minyak sudah capai pantai

Penanggulangan kebocoran minyak melibatkan banyak sumber daya
Keterangan gambar, Penanggulangan kebocoran minyak melibatkan banyak sumber daya

Pasukan Penjaga Pantai Amerika Serikat saat ini tengah melakukan investigasi atas laporan bahwa tumpahan minyak mentah di Teluk Meksiko sudah mencapai garis pantai Negara Bagian Lousiana.

Sebelumnya negara bagian yang memiliki 40% luas kawasan lahan basah Amerika Serikat ini telah menyatakan kondisi darurat. Selain itu, kawasan ini juga dikenal sebagai habitat alami berbagai jenis burung dan ikan.

Diperkirakan setidaknya 5.000 barel minyak per hari mencemari laut Teluk Meksiko akibat meledaknya anjungan pengeboran minyak milik British Petroleum, yang kemudian tenggelam dan diperkirakan menewaskan 11 orang pekerjanya.

Sebelumnya, Presiden Barack Obama menegaskan pemerintah Amerika Serikat akan mengerahkan seluruh daya upaya untuk mengatasi tumpahan minyak di Teluk Meksiko itu.

Pernyataan Obama ini terkait dengan keputusan pemerintah yang menyatakan bencana di Teluk Meksiko itu sebagai bencana nasional.

Presiden Obama bahkan telah mengirim sejumlah pejabat tingginya termasuk Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano untuk meninjau kawasan tersebut.

Obama juga memerintahkan badan-badan lingkungan hidup milik pemerintah untuk memeriksa semua anjungan pengeboran lepas pantai demi memastikan semua tempat itu memenuhi standar keselamatan Amerika.

"Di satu sisi BP bertanggung jawab untuk membiayai operasi pembersihan lingkungan sementara pemerintahan saya akan menggunakan semua sumber daya yang kami miliki termasuk kemungkinan melibatkan Departemen Pertahanan untuk mengatasi insiden ini," kata Obama di Gedung Putih.

"Dan saya sudah memerintahkan Menteri Keamanan Dalam Negeri, termasuk juga Lisa Jackson dari Badan Perlindungan Lingkungan Hidup untuk meninjau kawasan itu dan memastikan bahwa BP serta seluruh aparat pemerintah AS melakukan semua hal yang tak hanya merespon insiden ini tapi juga memastikan penyebab bencana ini," tambah Obama.

Menghancurkan

Presiden Obama berjanji kerahkan semua upaya mengatasi kebocoran
Keterangan gambar, Presiden Obama berjanji kerahkan semua upaya mengatasi kebocoran

Penjaga Pantai AS sebelumnya mengatakan setidaknya 5.000 barel minyak mentah saat ini mencemari lautan setiap harinya. Perkiraan ini lima kali lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Kepala Operasional Eksplorasi dan Produksi BP Doug Suttles mengatakan perusahaannya menggunakan kendaraan operasional berkendali jarak jauh (ROV) untuk menemukan seberapa banyak tumpahan air yang mencemari lautan.

"Sangat sulit untuk memperkirakan besarnya tumpahan minyak," kata Suttles kepada para wartawan.

"Jauh di bawah permukaan air, sebenarnya kami tidak bisa mengukur tumpahan minyak dan kemudian menelitinya. Dari gambar yang didapat ROV menunjukkan dasar laut tidak berubah sejak pertama kali kami melihat adanya kebocoran,'''' tambahnya.

''Yang dapat kami jelaskan berdasarkan apa yang dapat kami bawa ke permukaan. Dan itu menunjukkan nampaknya kebocoran minyak bertambah," papar Suttles.

Dari hasil perhitungan sementara, Suttles memperkirakan antara 1.000 hingga 5.000 barel minyak setiap hari yang tumpah ke lautan.

Dan nampaknya, tumpahan minyak ini tak lama lagi akan mencapai pantai. Seorang warga kota Bay Saint Louis, Mississippi John Gerger kepada BBC mengatakan bau minyak mentah sudah semakin terasa di sepanjang pantai Teluk Meksiko.

"Baunya sama menyengatnya seperti bau truk disel yang sedang diparkir di halaman depan rumah kami. Dampak tumpahan minyak ini bisa sangat menghancurkan di kawasan yang baru saja pulih dari dampak Topan Katrina," kata Gerger.

"Ikan dan udang adalah pendapatan utama kawasan ini, dan sektor itu kemungkinan akan mendapat pukulan hebat,'' tutur Gerger.

''Para nelayan sudah diimbau untuk melaut dan menangkap ikan sebanyak-banyaknya sebelum minyak mencapai pantai," tambah Gerger.

Gugatan hukum

Lokasi Deepwater Horizon meledak dan tenggelam
Keterangan gambar, Meledaknya anjungan Deepwater Horizon ancam lingkungan hidup

Sayangnya upaya untuk meredam tumpahan minyak terkendala karena sumber kebocoran berada di sumur bawah laut yang bekedalaman 1.525 m di bawah permukaan laut.

Hari Rabu lalu, Penjaga Pantai AS membakar sebagian tumpahan minyak sebagai upaya menyelamatkan kawasan lahan basah yang sangat rentan itu.

Pembakaran tumpahan minyak itu dilakukan di kawasan yang berada sekitar 50km sebelah timur delta Sungai Mississippi.

Para ahli sedang membangun sebuah alat mirip kubah untuk menutupi tumpahan minyak yang mengapung di permukaan laut dan kemudian memompanya ke kapal-kapal pengangkut. Namun, pekerjaan ini memerlukan waktu beberapa pekan sebelum bisa digunakan di lokasi tumpahan minyak.

BP juga tengah membangun sebuah relief well untuk memotong sumur aslinya. Namun, cara ini baru bisa menghentikan kebocoran antara dua hingga tiga bulan.

Pantai Lousiana memiliki sekitar 40% lahan basah di Amerika Serikat dan merupakan habitat berbagai jenis ikan dan burung.

Kantor berita AFP melaporkan dua perusahaan tambak udang telah mengajukan gugatan terhadap kelalaian operator anjungan pengeboran minyak. Kedua perusahaan ini menuntut ganti rugi material US$ 5 juta ditambah sanksi denda.

Berdasarkan undang-undang AS, BP harus menanggung semua kerugian yang diakibatkan kebocoran minyak ini serta harus membiayai semua operasi pembersihan lingkungannya.

Solusi teknologi untuk kebocoran di Teluk Meksiko