Informan Kolombia akan diberi hadiah

Informan yang membantu penyelamatan empat orang anggota pasukan keamanan Kolombia dari pemberontak mendapat hadiah uang senilai $1,2 juta.
Tiga petugas polisi dan seorang tentara ditahan oleh gerilyawan Farc selama hampir satu dekade.
Mereka diselamatkan pada Minggu ketika tentara menyerang kamp pemberontak di kawasan hutan di belahan selatan Kolombia.
Militer tidak menyebutkan jumlah informan yang terlibat, tetapi salah satunya adalah anggota pemberontak yang membelot.
Bantuan penting
Panglima militer, Jenderal Oscar Gonzalez, mengatakan informasi dari sumber mengarahkan pasukan tentara tepat ke lokasi kam tempat sandera di tawan.
"Kami tahu pasti akan menuju kemana, bagaimana pengamanan dilakukan, dan berapa jumlah teroris yang menjaga sandera," kata dia.
Dia menambahkan tentara akan memberikan perlindungan penuh terhadap bekas gerilyawan yang memberikan "bantuan penting" dalam usaha penyelamatan.

Pejabat polisi Jenderal Luis Mendieta, Kolonel Enrique Murillo dan Letnan Kolonel William Donato, dan sersan tentara Arbey Delgado, disambut sebagai pahlawan ketika tiba di Bogota setelah hampir satu dekade ditawan.
Operasi penyelamatan merupakan misi terpenting sejak Juli 2008, ketika politisi Prancis-Kolombia Ingrid Betancourt dan tiga orang Amerika dibebaskan dari tangan pemberontak.
Peristiwa itu terjadi sehari menjelang pelaksanaan putaran kedua pemilu presiden Kolombia.
Mantan Menteri Pertahanan Juan Manuel Santos,yang disebut sebagai perencana operasi, diperkirakan akan menang pada pemilu presiden putaran kedua yang akan digelar 20 Juni nanti. Dia akan menghadapi kandidat presiden dari Partai Hijau Antanas Mockus.
Kelompok pemberontak Farc diperkirakan masih menahan sekitar 19 anggota pasukan keamanan, mereka ingin ditukar dengan sejumlah 500 gerilyawan yang dipenjara.
Sebagian dari sandera telah ditahan lebih dari satu dekade.





























