Ledakan tambang tewaskan puluhan

Peta lokasi Henan

Sedikitnya 46 orang tewas dalam ledakan tambang di Provinsi Henan, Cina, lapor media pemerintah.

Tim penyelamat menolong 26 pekerja yang terkurung setelah ledakan di sebuah tambang di dekat Pingdingshan city, lapor Xinhua.

Televisi negara mengatakan gudang bahan peledak di bawah tanah meledak pada pukul 0140 waktul setempat (0040 WIB Minggu).

Kompleks pertambangan di Cina tergolong yang paling berbahaya di dunia. Ribuan pekerja tambah tewas akibat kecelakaan setiap tahun.

Wartawan BBC Chris Hogg di Shanghai mengatakan enam orang yang telah diselamatkan mengalami luka bakar parah dan kini dalam kondisi kritis.

'Ilegal'

Pemerintah Cina mengatakan pertambangan tersebut beroperasi secara ilegal sebab izinnya sudah kadaluwarsa pada 6 Juni.

Pihak berwenang telah memutus aliran tenaga listrik ke sana, namun pemilik berhasil menemukan cara untuk menyambungkan kembali kabel listrik, tambah wartawan kami.

Gubernur Provinsi Henan telah mengunjungi tambang tersebut untuk memimpin operasi penyelamatan.

Menurut angka resmi, 2.631 pekerja tambang batu bara meninggal dalam 1,616 kecelakaan tambang di Cina pada tahun 2009, atau turun 18% dari tahun sebelumnya.

Namun, organisasi buruh independen mengatakan jumlah korban itu mungkin lebih tinggi, sebab banyak kecelakaan ditutup-tutupi untuk mencegah kompleks tambang ditutup.

Kebanyakan kecelakaan dipersalahkan pada kelalaian untuk mengikuti ketentuan keselamatan kerja, termasuk kurangnya ventilasi yang diperlukan atau peralatan pemadam kebakaran.

Pemerintah Cina mempergencar upaya untuk memperbaiki tingkat keselamatan di industri pertambangan dalam beberapa tahun terakhir dengan menegakkan peraturan dan mengambil langkah untuk menutup tambang yang tidak mengikuti etentuan.

Energi yang dihasilkan dari pusat pembangkit listrik tenaga batu bara memasok sekitar 70% kebutuhan listrik Cina.