Baku tembak Meksiko tewaskan 21

Paling tidak 21 orang terbunuh dalam baku tembak antara dua kartel narkoba paling kuat di Meksiko tak jauh dari perbatasan dengan Amerika Serikat, kata pihak berwenang.
Insiden terjadi di sebuah lahan terpencil di dekat kota Nogales, Negara Bagian Sonora, belahan utara Meksiko, kata pejabat di sana.
Sebanyak sembilan orang ditahan, termasuk enam yang terluka dalam konfrontasi.
Para wartawan mengatakan gen terlibat dalam penyelundupan narkoba dan manusia ke Amerika Serikat, dan bertarung untuk menguasai kawasan yang merupakan rute utama untuk bisnis narkoba.
Namun, mereka jarang terlibat dalam baku tembak sengit dengan melibatkan banyak orang, kata mereka.
Tidak ada indikasi mengenai pemicu pasti baku tembak antara kartel Sinaloa, yang dimotori oleh Joaquin "El Chapo" Guzman, dan kelompok sempalannya, kartel Beltran Leyva.
Semua korban diyakini anggota geng.
Pada hari Rabu malam, di kota perbatasan utara, Ciudad Juarez, orang-orang bersenjata membunuh Salas Garcia, asisten jaksa agung negara bagian Chihuahua, dan salah seorang pengawalnya.
Sementara itu, sebuah kepala yang terpenggal dilaporkan hari Kamis ditinggalkan di luar rumah seorang calon kuat walikota Ciudad Juarez, Hector Murgia. Sebanyak 14 negara bagian Meksiko akan menggelar pemilihan hari Minggu.
Selama beberapa bulan, para calon mengeluhkan intimidasi oleh kalangan geng, dan terpaksa membatasi kegiatan kampanye di kawasan yang berbahaya.
Rodolfo Torre Cantu, yang mencalonkan diri sebagai gubernur di negara bagian Tamaulipas, ditembak mati bersama empat orang pendukungan di dekat Ciudad Victoria hari Senin.





























