Obama akan kunjungi India

Presiden AS Barrack Obama akan berkunjung ke India untuk membicarakan peningkatan ekspor dan penciptaan lapangan kerja.
India merupakan negara pertama yang akan dikunjungi Obama dalam rangkaian lawatannya ke Asia.
Obama akan memberikan penghormatan kepada korban serangan Mumbai 2008 lalu, ketika mengunjungi kota pusat keuangan dan bisnis India itu.
Selanjutnya, Obama dijadwalkan bertemu dengan pemimpin bisnis lokal dan para eksekutif AS. Sumber pemerintah AS mengatakan mereka akan menandatangani sejumlah kontrak.
Selama dua tahun memerintah, masalah lapangan kerja menjadi perhatian dan kemudian menjadi kekalahan Partai Demokrat dalam pemilu sela di AS, dilihat sebagai hukuman bagi Obama, karena dianggap tak mampu menurunkan angka pengangguran.
Dalam lawatannya ke Asia selama 10 hari, selain India, Obama akan mengunjungi Indonesia, Korea Selatan dan Jepang.
Patroli kapal perang
Wartawan BBC di Mumbai, Sanjoy Majumder, menggambarkan kehebohan besar untuk menyambut Presiden Obama.
Dia mengatakan salah satu perayaan tradisional terbesar India yaitu Diwali atau festival cahaya terlihat kalah meriah dibanding operasi pengamanan besar-besaran untuk menyambut kedatangan Presiden Barack Obama.
Ribuan aparat keamanan India dan AS diterjunkan dan sebuah kapal perang marinir AS melakukan patroli di perairan India, dekat dengan kota yang pernah mengalami serangan kelompok Islam militan yang menewaskan lebih dari 170 orang, dua tahun lalu.
Sebelum kunjungan, Obama mengatakan AS membutuhkan akses yang bagus ke pasar India sebagai bagian untuk melipatgandakan nilai ekspor AS dalam lima tahun mendatang dan menggerakan ekonomi dalam negeri.
Nilai perdagangan antara India dan AS mencapai US$ 40 miliar pada 2008 lalu - lebih rendah dibandingkan nilai perdagangan AS dengan Cina dan Eropa.
Menteri Luar Negeri India, Nirupama Rao mengatakan kedatangan Obama akan meningkatkan hubungan strategis antara kedua negara dalam menjalin kemitraan yang lebih produktif.





























