Korsel gelar latihan pertahanan sipil nasional

Korea Selatan hari ini (15/12) menggelar latihan pertahanan sipil nasional selama 15 menit, beberapa pekan setelah serangan Korea Utara yang menewaskan empat orang.
Latihan ini dilakukan bersamaan dengan latihan militer di seluruh penjuru negeri.
Wartawan BBC di Seoul mengatakan dalam latihan sipil ini, 25.000 warga dipandu untuk berlindung di berbagai stasiun kereta api bawah tanah dan di lantai bawah gedung.
Jet-jet tempur sementera itu menderu di langit kota-kota besar untuk simulasi serangan udara.
Lalu lintas terhenti dan berbagai layanan darurat melakukan latihan serangan yang menggunakan senjata kimia dan nuklir.
Latihan pertahanan sipil tingkat nasional ini ditujukan untuk membuat warga Korsel lebih sigap ketika menghadapi serangan Korut.
Serangan artileri Korut terhadap Pulau Yeonpyong beberapa pekan lalu dianggap sebagai peringatan agar Korsel lebih responsif.
Ibukota Seoul masuk dalam jangkauan rudal-rudal milik Korut dan separuh penduduk Korsel tinggal di kota ini.





























